Polisi kerja sama Interpol lacak keberadaan buronan teroris
Elshinta
Senin, 29 Juli 2019 - 17:15 WIB |
Polisi kerja sama Interpol lacak keberadaan buronan teroris
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Sumber foto: https://bit.ly/2GyYpxp

Elshinta.com - Polri bekerja sama dengan Interpol dalam upaya menangkap para buronan kasus terorisme yang diduga bersembunyi di luar negeri.

"Saat ini Densus sedang intens berkomunikasi dengan antiteror dari Filipina, Afganistan, Malaysia dan koordinasi dengan Interpol melalui Divisi Hubinter," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/7).

Menurut Dedi, kerja sama dengan Interpol tersebut untuk mengejar para buronan dari jaringan Jemaah Islamiyah (JI) dan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang berbaiat kepada ISIS.

Sebelumnya Mabes Polri merilis terduga teroris Andi Baso diduga berada di Filipina Selatan. Baso merupakan buronan kasus pengeboman Gereja Oikumene Samarinda tahun 2016. Ia juga diduga yang memberangkatkan pasutri yang menjadi pelaku bom bunuh diri gereja di Jolo, Filipina Selatan.

Polri juga mendeteksi terduga teroris Saefulah yang diduga berada di Khurasan. Khurasan merupakan area yang berada di irisan antara Iran, Uzbekistan, dan Afghanistan.

Saefulah berperan sebagai pengendali kelompok JAD. Saefulah diketahui telah menerima dana dari 12 pengirim yang berasal dari beberapa negara melalui jasa pengiriman uang Western Union. "DPO dari WNI diduga masih berada di Khurasan," ujar Dedi, seperti dikutip dari Antara.

Keberadaan WNI pelaku terorisme yang berada di Khurasan diketahui setelah ditangkapnya teroris Novendri beberapa waktu lalu. Novendri sendiri berperan sebagai penyalur dana JAD Indonesia. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi kejar penjual miras oplosan yang tewaskan tiga orang di Malang
Selasa, 17 September 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian dari Polres Malang Kota terus melakukan pendalaman dan pengungkapan...
Sat Narkoba Polres Cirebon ringkus dua pengedar narkoba
Senin, 16 September 2019 - 18:54 WIB
Elshinta.com - Sat Narkoba Polres Cirebon meringkus AS, pria asal Kecamatan Sumber, Kabupaten Cireb...
Cepat tangkap pelaku pembunuhan santri, Polres Cirebon Kota dapat penghargaan 
Jumat, 13 September 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Berkat kerja cepat dan keberhasilan mengungkap pelaku pembunuh santri Husnul Khotima...
Polda Sumut selidiki hilangnya uang Rp1,6 miliar gaji pegawai Pemprov
Rabu, 11 September 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan penyelidikan dan pengejaran ...
Warga Depok dihebohkan penemuan mayat tanpa identitas
Rabu, 11 September 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Warga Pancoran Mas, Kota Depok dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di ka...
Ponpes Husnul Khotimah apresiasi gerak cepat polisi tangkap pelaku penusukan santrinya
Senin, 09 September 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, member...
Polda Jabar sita ratusan ribu kosmetik kedaluwarsa, isinya...
Senin, 09 September 2019 - 11:45 WIB
Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menyita ratusan ...
Pemerkosaan gadis Baduy dampak pornografi
Minggu, 08 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Leb...
4 tersangka pencurian uang Rp100 juta berhasil dibekuk
Minggu, 08 September 2019 - 19:27 WIB
Elshinta.com - Tim gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh menangkap empat tersangka pencurian...
Pria tak dikenal pelaku pembunuhan remaja 17 tahun diburu petugas
Sabtu, 07 September 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Resor Cirebon Kota tengah memburu pelaku pembunuhan terhadap Mohammad Rozi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)