Jakarta akan punya hunian vertikal kelas dunia dengan konsep waterfront
Elshinta
Senin, 29 Juli 2019 - 13:17 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Jakarta akan punya hunian vertikal kelas dunia dengan konsep waterfront
Iwan Sunito. Foto: istimewa

Elshinta.com - Salah satu perusahaan pengembang hunian swasta terbesar di Sydney, Australia, Crown Group, memberikan informasi terkait perkembangan terbarunya perihal proyek hunian mixed-use di Ancol.

Proyek yang saat ini sedang dalam persiapan, dirancang oleh arsitek kelas dunia, Koichi Takada. Terinspirasi dari keindahan kepulauan Wayag di Papua, ini merupakan sebuah hunian vertikal ikonik yang menggabungkan konsep beach house, hunian vertikal, hotel bintang lima serta pusat kuliner.

Proyek hunian vertikal ini akan menjadi satu-satunya proyek hunian di Jakarta yang memiliki akses langsung ke pantai dan laut jawa melalui rancangan dermaga  yang bukan hanya mampu mengakomodir kapal-kapal pesiar untuk bersandar namun juga difungsikan sebagai fasilitas publik untuk menikmati keindahan suasana matahari terbenam di utara Jakarta.

Dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektar dengan konsep Luxury Water Front Living, hunian vertikal ini merupakan perwujudan dari kawasan waterfront Sydney yang terkenal di dunia seperti darling harbour dan circular quay dalam pembangunan hunian vertikal mixed-use dengan konsep waterfront pertama di Jakarta.

Pemerhati properti, Indra Utama mengungkapakan antusiasmenya ketika mendengar untuk kali pertama rencana pembangunan proyek hunian vertikal ini. “Menara hunian ini akan menjadi pusat perhatian baru bagi setiap pilot yang akan mendaratkan pesawatnya di Bandara Soekarno Hatta.”

Diketahui, proyek ini merupakan proyek kerja sama antara Crown Group dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.

CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan bahwa proyek ini merupakan proyek hunian vertikal pertama yang akan dibangun oleh Crown Group di luar Australia.

“Hunian vertikal ini merupakan salah satu proyek hunian dengan tingkat persiapan terumit yang pernah kami hadapi selama sejarah berdirinya Crown Group. Sebuah konsep hunian modern yang akan terdiri dari 8 menara dimana salah satu menara tersebut akan menjadi rumah bagi hotel bintang lima dan berdiri tepat di bibir pantai ancol. Bahkan desain awalnya saja sudah menyiratkan bahwa ini merupakan hunian vertikal kelas dunia,” kata Iwan Sunito dalam keterangannya, Senin (29/7).

Lebih lanjut Iwan membeberkan jika proyek ini memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja hingga 5.000 pekerja dalam kurun waktu 8 tahun. “Proyek ini merupakan bagian dari proyek strategis global kami dimana kami akan membangun 4 proyek hunian baru di 3 negara berbeda.”

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hotel apartemen milik pengusaha kelahiran Indonesia sabet dua penghargaan di Australia
Senin, 16 September 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - SKYE Suites Sydney meraih posisi teratas sebagai Best Technology Hotel di HM Awards...
Dua proyek hunian Crown Group sabet penghargaan bergengsi
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Pengembang properti terkemuka Australia, Crown Group, menerima penghargaan bergengs...
Perhatikan hal ini sebelum membeli rumah bekas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Rumah merupakan salah satu investasi besar dan ketika membelinya maka harus memastika...
Jakarta akan punya hunian vertikal kelas dunia dengan konsep waterfront
Senin, 29 Juli 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Salah satu perusahaan pengembang hunian swasta terbesar di Sydney, Australia, Cr...
3 Keunikan Bisnis Properti
Jumat, 12 Juli 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Bisnis properti selain bisa dilakukan siapa saja, ternyata juga memiliki keunikan. Ji...
Proses kredit rumah DP Rp0 dimulai pekan depan
Jumat, 05 Juli 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Rumah DP Rp0, Dzikran Kurniawan mengatakan, proses...
Bisnis properti dapat dilakukan oleh semua orang
Jumat, 05 Juli 2019 - 11:00 WIB
Elshinta.com - Properti merupakan bidang bisnis yang dapat digeluti oleh semua kalangan. Orang yang ...
250 anggota Brimob ikuti sosialisasi kepemilikan rumah bersubsidi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:23 WIB
Elshinta.com - Terkait program 1 juta rumah bersubsidi yang digagas pemerintah, sekitar 250 ang...
Pemilu 2019 pengaruhi properti sektor menengah-atas
Jumat, 10 Agustus 2018 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Konsultan properti Colliers International menyatakan pelaksanaan Pemilu 201...
Masjid At-Taqarrub sudah bisa digunakan shalat tarawih, setelah rusak akibat gempa
Kamis, 17 Mei 2018 - 11:46 WIB
Elshinta.com Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun kembali Masj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)