Analisis politik: Jokowi mainkan falsafah Jawa hadapi Prabowo
Elshinta
Senin, 29 Juli 2019 - 11:34 WIB |
Analisis politik: Jokowi mainkan falsafah Jawa hadapi Prabowo
Presiden Jokowi untuk pertama kali bertemu dengan Capres 02 Prabowo Subianto, di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7). Sumber foto: https://bit.ly/3120pGc

Elshinta.com - Analisis politik dari Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Mikhael Raja Muda Bataona MA, melihat Presiden Joko Widodo sedang memainkan falsafah Jawa dalam menghadapi rival politiknya dalam kontestasi Pemilu 2019, Prabowo Subianto.

"Jokowi, saya kira sedang memainkan falsafah Jawa yang dia yakini dalam karir politiknya sejak dia menjadi wali kota di Solo," kata Bataona, di Kupang, Senin (29/7).

Bataona mengemukakan hal itu, berkaitan dengan kemungkinan penambahan partai koalisi dalam pemerintahan Jokowi-Amin lima tahun ke depan.

"Soal penambahan kekuatan koalisi di pemerintahan dan parlemen, saya kira masih pada level lampu kuning. Lampu kuning karena belum sampai pada level lampu hijau untuk penambahan koalisi," katanya, dikutip Antara.

Falsafah Jawa yang dimainkan Jokowi, menurut dia, pertama adalah lamun sira sekti, ojo mateni yang berarti: "meskipun kamu sakti, jangan sekali-kali menjatuhkan".

Kemudian kedua adalah lamun siro banter, ojo ndhisiki yang berarti "meskipun kamu cepat, jangan selalu mendahului". Juga yang ketiga yaitu lamun sira pinter ojo minteri yang maknanya: "meskipun kamu pintar, jangan sok pintar".

Dalam konteks ini, Jokowi tetap melihat Prabowo sebagai ksatria lain yang harus ia hormati. "Seorang pahlawan demorkasi langsung yang sepertinya akan berdarah-darah dan meruntuhkan bangsa, tetapi akhirnya bisa berakhir damai," kata dia.

Di situlah terlihat konsistensi Jokowi dalam memanifestasikan falsafah Jawa yang diyakininya, terutama terhadap rival terberatnya Prabowo. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rapimnas Partai Gerindra minta Prabowo kembali pimpin partai
Jumat, 05 Juni 2020 - 12:26 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, 34 DPD Partai Gerindra dalam Ra...
Alumnus ITN Malang jadi Plt Sekda Kabupaten Malang
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:11 WIB
Penunjukkan Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupa...
Anggota DPR: Jaga semangat puasa jalani \
Kamis, 28 Mei 2020 - 18:14 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Anggia Ermarini mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga semangat puasa ...
Pengamat: KPU harus beri perhatian serius klaim peretasan data pemilih
Selasa, 26 Mei 2020 - 20:36 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin mengatakan Komisi Pemilihan Umu...
DPD PDI Jabar: Pangeran Persib dampingi Yena Ma\'soem di Pilkada Kabupaten Bandung
Selasa, 26 Mei 2020 - 18:57 WIB
Di tengah pandami COVID-19 tidak menyurutkan langkah DPD PDI perjuangan Jawa Barat dalam menjaring b...
Pansus COVID-19 DPRD Sumut minta agar masyarakat terdampak COVID-19 diberi bantuan uang
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:37 WIB
Panitia Khusus (Pansus) COVID-19 DPRD Provinsi Sumatera Utara mengaku kecewa terhadap respon dari Ti...
Jubir Pemerintah: Perlu kajian data komprehensif untuk relaksasi PSBB
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan perlu kajian data yang k...
Pilih calon duta besar, Jokowi kedepankan kualitas
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:25 WIB
Anggota Dewan Kehormatan Partai Hanura Gerry Hukubun mengapresiasi nama-nama calon duta besar pili...
Imbau karyawan masuk 25 Mei, Menteri BUMN diminta peka terhadap sensitivitas keagamaan
Senin, 18 Mei 2020 - 21:55 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta pegawai BUMN masuk pada H+1 Idul Fitri di tengah pandemi Covi...
Fraksi Golkar DIY dukung Sri Sultan ajukan PSSB
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:38 WIB
Jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di DIY terus bertambah. Sampai saat ini berjumlah 1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV