Ukiran seorang anak dan anjing berusia sekitar  9000 tahun ditemukan
Elshinta
Sabtu, 27 Juli 2019 - 04:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ukiran seorang anak dan anjing berusia sekitar  9000 tahun ditemukan
Ukiran seorang anak dan anjing berusia sekitar  9000 tahun ditemukan. Foto: www.arabnews.com/elshinta.

Elshinta.com - Sebuah ukiran yang menggambarkan seorang pria dengan sekawanan anjing pemburu yang diperkirakan berusia 9000 tahun lalu baru-baru ini ditemukan di barat laut Arab Saudi. Ukiran yang dianggap sebagai salah satu catatan tertua tentang hewan peliharaan yang dijinakkan di dunia itu ditemukan di Shuwaymis dan Jubbah. 

"Ukiran memperlihatkan seorang pria menggambar busur dan anak panahnya yang dikelilingi oleh tiga belas anjing," kata Maria Guagnin, seorang arkeolog di Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia di Jena, Jerman, yang mengawasi situs dalam kemitraan dengan Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional.

Dilansir dari arabnews, Guagnin dan timnya memang belum dapat menentukan penanggalan ukiran secara tepat. Terlebih masih terjadi silang pendapat soal kapan anjing peliharaan pertama kali tiba di semenanjung Arab dan sejak kapan anjing-anjing dipelihara dan dijinakkan.   

Dari gambar tersebut setidaknya menjadi bukti awal adanya penggunaan kalung untuk mengendalikan anjing, dengan catatan paling awal yang sebelumnya ditemukan di Mesir, yang berasal dari 5.500 tahun yang lalu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selandia Baru temukan kasus pertama Covid-19
Jumat, 28 Februari 2020 - 21:23 WIB
Pemerintah Selandia Baru pada Jumat mengumumkan kasus pertama penularan jenis baru virus corona atau...
WHO ingatkan seluruh negara siap siaga hadapi COVID-19
Jumat, 28 Februari 2020 - 13:10 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan sel...
Dunia bersiap hadapi pandemi virus corona
Jumat, 28 Februari 2020 - 12:21 WIB
Harapan bahwa virus corona dapat dikendalikan di Tiongkok lenyap seiring infeksi yang menyebar cepat...
Harga minyak jatuh dalam 5 hari beruntun, dipicu wabah corona
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:39 WIB
Harga minyak jatuh untuk hari kelima berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), k...
Enam hari beruntun Wall Street anjlok, virus corona menyebar cepat
Jumat, 28 Februari 2020 - 11:18 WIB
Indeks utama Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) untuk sesi keenam beru...
Pengamanan di Beijing diperketat pascapelarian pasien corona dari Wuhan
Jumat, 28 Februari 2020 - 10:12 WIB
Pengamanan di Beijing makin diperketat setelah adanya pelarian pasien positif COVID-19 dari Wuhan, P...
Antisipasi corona, KBRI Seoul tutup sementara
Jumat, 28 Februari 2020 - 09:59 WIB
Kedutaan Besar RI dan Pusat Promosi Investasi Indonesia (IIPC) di Seoul, Korea Selatan, tutup sement...
Makin menyebar, kasus COVID-19 bertambah ke sembilan negara
Jumat, 28 Februari 2020 - 09:34 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus virus corona jenis baru COVID-19 semakin menyebar ...
Paus Fransiskus imbau umat berhenti mencerca di media sosial
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:55 WIB
Selama masa Prapaskah, umat Katolik diminta untuk berpantang terhadap sesuatu, misalnya makanan-maka...
WHO optimistis COVID-19 dapat dikendalikan
Kamis, 27 Februari 2020 - 10:33 WIB
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebr...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)