BPBD: Enam kecamatan di Bantul terdampak kekeringan akibat kemarau
Elshinta
Selasa, 23 Juli 2019 - 10:49 WIB |
BPBD: Enam kecamatan di Bantul terdampak kekeringan akibat kemarau
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2XlRsFj

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyebut sebagian masyarakat di wilayah enam kecamatan daerah ini terdampak kekeringan atau mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau panjang 2019.

"Saat ini yang sudah terdampak kekeringan yang jelas di enam kecamatan, dan itu sudah pasti, kecamatan yang terdampak itu ada di Piyungan, Imogiri, Pleret dan Dlingo kemudian Pundong dan wilayah Pandak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Selasa (23/7).

Menurut dia, enam kecamatan tersebut mayoritas wilayah terdampak kekeringan karena kemarau panjang yang terjadi sejak Mei lalu, akan tetapi ada sejumlah kecamatan lain yang sebagian kecil wilayahnya sudah mulai merasakan dampak kering karena berkurangnya sumber mata air.

"Kecamatan-kecamatan yang kita sebutkan enam itu yang sebagian besar (wilayah terdampak), tetapi kalau sebagian kecil ada di Kecamatan Kasihan, Pajangan, kemudian Sedayu dan sebagainya," katanya, seperti dikutip Antara.

Dwi menjelaskan, untuk jiwa yang terdampak kekeringan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang, sebab di satu wilayah atau setiap desa yang terdampak jumlah keluarga rata-rata sebanyak 500 keluarga dengan jumlah jiwa empat orang.

Oleh karena itu, kata dia, sebagai upaya agar masyarakat terdampak kekeringan tetap bisa mengakses air untuk kebutuhan sehari-hari sudah rutin dilakukan distribusi bantuan air ke lokasi terdampak, kemudian BPBD sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan untuk antisipasi kekeringan tidak meluas.

"Kalau jumlah KK yang terdampak kalau boleh kita hitung di satu wilayah (desa) rata-rata sekitar 500 KK, berarti dikali empat jiwa ada 2.000 jiwa, 2.000 dikali 15 desa, sehingga cukup signifikan untuk Bantul menetapkan status siaga darurat," katanya.

Dia mengatakan, status siaga darurat kekeringan itu berlaku per Juli sejak surat diterbitkan bupati sampai dengan Oktober nanti, sementara kalau prediksi kemarau terjadi sampai Agustus, namun dimungkinkan masih bisa berlangsung lebih lama lagi.

"Dengan penetapan status siaga darurat kekeringan itu kan kita bisa mengajukan anggaran yang dibutuhkan untuk mengatasi kekeringan, bisa melalui bantuan dana tidak terduga atau pemerintah pusat, kalau sebelumnya tidak bisa," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Maluku Tenggara Barat
Minggu, 22 September 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan Magnitudo (M) 6,4 terjadi di wilayah Maluku Tenggara Barat pada Minggu...
TMC masih terus dilakukan di langit Kalimantan dan Riau
Sabtu, 21 September 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan operasi Teknologi Modifi...
Pasca-gempa M 4,2 di Lebak, BPBD belum terima adanya laporan kerusakan
Sabtu, 21 September 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak,...
BMKG deteksi 1.182 titik panas di Sumatera
Sabtu, 21 September 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.182 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau ...
Krisis air bersih landa 19 kecamatan di Lebak
Sabtu, 21 September 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan sebanyak 19 ...
Gempa M 5,1 guncang Halmahera Selatan, tak berpotensi tsunami
Sabtu, 21 September 2019 - 06:35 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan telah terjadi gempa...
Gempa bermagnitudo 4,3 guncang Kaimana Papua Barat
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua ...
21 September 2016, banjir bandang di Garut diyakini terparah sepanjang sejarah
Sabtu, 21 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menyatakan banjir bandang di...
Lava pijar Gunung Semeru ancam aktivitas warga  
Jumat, 20 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Keluarnya lava pijar dari puncak Gunung Semeru dapat membahayakan aktivitas masyarak...
Sumsel siapkan dana Rp4 miliar untuk insentif Satgas Karhutla
Jumat, 20 September 2019 - 12:38 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dana untuk insentif bagi Satuan Tuga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)