Tekanan rendah Samudra Pasifik Timur Filipina pengaruhi cuaca Maluku
Elshinta
Minggu, 21 Juli 2019 - 14:29 WIB |
Tekanan rendah Samudra Pasifik Timur Filipina pengaruhi cuaca Maluku
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Lznuw0

Elshinta.com - Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon menyatakan, pusat tekanan rendah 1.007 satuan ukuran tekanan atmosfer (hectopascal/hPa) di Samudera Pasifik Timur Filipina mempengaruhi cuaca di Maluku pada beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar mengatakan, pola angin di wilayah Utara ekuator umumnya dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 4–30 knot, sedangkan di wilayah Selatan ekuator umumnya dari Timur–Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Utara Sabang, perairan Sabang–Banda Aceh, perairan Bengkulu–Pulau Enggano, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Selat Makassar bagian Selatan, dan laut Banda Timur Sulawesi Tenggara.

"Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," ujar Ot saat dikonfirmasi Antara, Minggu (21/7).

Ot mengemukakan, gelombang mencapai 2,50 meter berpeluang terjadi di Laut Banda, Laut Seram, Laut Maluku, perairan K​​​​​epulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, dan Laut Arafuru.

Oleh karena itu, menurut dia, para nelayan telah diimbau mewaspadai gelombang tinggi tersebut dan hendaknya jangan memaksakan diri melaut dengan mengandalkan armada tradisional.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemprov Sumsel beri ramah tamah dengan tokoh Sumsel
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:36 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar acara resepsi keneg...
Blokir IMEI ponsel, Ombudsman: Jangan korbankan masyarakat
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:11 WIB
Elshinta.com - Komisoner Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih tidak menyetujui langkah pemerintah y...
Jemaah Haji UPG 01 Debarkasi Makassar tiba kembali di Indonesia
Senin, 19 Agustus 2019 - 07:54 WIB
Elshinta.com - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 1201 mendarat di Bandara Interna...
Ada kesalahan, jemaah haji diminta kembalikan kantong kerikil ke Maktab
Senin, 19 Agustus 2019 - 07:36 WIB
Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau jemaah haji mengembalikan kanton...
Susi Pudjiastuti: Indonesia telah siapkan program besar bangun SDM unggul
Senin, 19 Agustus 2019 - 07:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengemukakan bahwa Pemerintah Indon...
19 Agustus 1945: Ini hasil sidang PPKI 
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:07 WIB
Elshinta.com - Setelah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus, menunjuk Presiden dan Wakil Pr...
Penumpang BRT Kota Palangka Raya menurun akibat Karhutla
Senin, 19 Agustus 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah tidak h...
1.635 napi di dua lapas dapat remisi
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.635 narapidana yang terbagi dalam 1.223 orang narapidana yang berada di ...
Sinergi BUMN meriahkan HUT ke-74 RI dengan CSR
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:29 WIB
Elshinta.com - PT Len Industri (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), dan...
Buruh proyek PDAM Depok tidur di emperan toko dan terangi galian dengan lilin
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat agresif ekspa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Elshinta Semarang