Menteri Susi ancam `tenggelamkan` pembuang sampah plastik ke laut
Elshinta
Minggu, 21 Juli 2019 - 14:16 WIB |
Menteri Susi ancam `tenggelamkan` pembuang sampah plastik ke laut
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Taman Aspirasi Monas, Jakarta, Minggu (21/7). Sumber foto: https://bit.ly/2Y606Iu

Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam kegiatan pawai menolak plastik sekali pakai di Taman Aspirasi Monas, Jakarta, Minggu (21/7), mengatakan bahwa pembuang sampah plastik ke lautan juga harus `ditenggelamkan`.

"Pencuri ikan kita tenggelamkan. Nah, sekarang pencuri ikan pergi, datanglah plastik. Pembuang sampah plastik ke lautan juga harus kita tenggelamkan," kata Susi, sebagaimana dikutip Antara.

Susi mengatakan 71 persen wilayah Indonesia adalah laut dan 70 persen sampah plastik yang dibuang warga akan berakhir di laut. Tanpa ada upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dia memperkirakan, jumlah sampah plastik akan lebih banyak daripada jumlah ikan yang hidup di laut Indonesia pada 2040.

Susi mengajak seluruh warga mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk penggunaan sedotan plastik sekali pakai. "Jangan minum pakai sedotan plastik. Kalau minum pakai sedotan seperti baby (bayi), malu-maluin," ujar dia.

Lebih lanjut, Susi memuji warga yang sudah mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menyebutnya sebagai orang-orang yang mencintai laut. "Anak-anak bangsa yang mencintai masa depannya, mencintai lautnya," tandas Susi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Realisasikan program Kapolri, polisi di Buton tanam 900 pohon bibit mangrove
Jumat, 21 Februari 2020 - 19:25 WIB
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Kepolisian Resor (Polres) Buton menanam 900 pohon bib...
Duh, limbah minyak hitam kembali cemari Pantai Bintan
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:38 WIB
Limbah minyak berwarna hitam kembali mencemari pantai, yang sebagian dijadikan sebagai objek wisata ...
Prajurit Yonif 8 Marinir gotong royong di Alur Dua Baru
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:45 WIB
Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir/Tangkahan Lagan, melaksanakan Pembinaan Desa Pesisir (Bindesir)...
BNPB minta Polri tak ragu tindak tegas para perusak lingkungan
Kamis, 13 Februari 2020 - 10:49 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meminta pihak Kepolisian agar tida...
Dansektor 21 Citarum Harum, dukung kegiatan penghijauan PWI Kota Bandung
Senin, 10 Februari 2020 - 17:15 WIB
Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2020, PWI Kota Bandung berencana menggelar kegiatan penghijaua...
Cuaca panas picu karhutla di Pulau Ambon
Sabtu, 08 Februari 2020 - 14:59 WIB
Cuaca panas dengan suhu yang mencapai lebih dari 32 derajat celsius telah mengakibatkan hutan mudah ...
Kader PDI Perjuangan Sumut diajak tanam pohon cintai bumi
Jumat, 07 Februari 2020 - 19:25 WIB
Seluruh kader PDI Perjuangan Sumatera Utara diminta dan diajak untuk terlibat aktif dalam kegiatan m...
Curah hujan tinggi, Yonif 8 Marinir/Tangkahan Lagan gelar aksi bersih lingkungan
Jumat, 07 Februari 2020 - 14:57 WIB
Curah hujan tinggi Batalyin Infanteri 8 Marinir/ Tangkahan Lagan menggelar kegiatan bersih-bersih li...
Petugas BPBD cek lokasi kemunculan buaya di Sungai Brantas
Rabu, 05 Februari 2020 - 12:19 WIB
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Jawa Timur, mengecek lokasi kemuncul...
Lestarikan alam, ribuan warga ikuti `Merbabu Nandur 2020`
Senin, 03 Februari 2020 - 17:16 WIB
Ribuan masyarakat terdiri dari relawan, pelajar, TNI, Polri dan unsur lainnya, penuh antusias mengik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)