Kiri Kanan
Hilang 21 tahun, WNI asal Cirebon akhirnya ditemukan
Elshinta
Sabtu, 20 Juli 2019 - 19:39 WIB |
Hilang 21 tahun, WNI asal Cirebon akhirnya ditemukan
Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bersama Turini binti Mashari Tarsina. Sumber foto: https://bit.ly/2Gletma

Elshinta.com - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Riyadh berhasil menemukan dan menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Cirebon, Jawa Barat, yang telah bekerja di Arab Saudi selama 21 tahun dan hilang kontak dari keluarganya.

Dalam pernyataan yang diterima Antara melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (20/7), Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan bahwa WNI tersebut bernama Turini binti Mashari Tarsina asal Kedawung, Cirebon, yang berangkat ke Arab Saudi pada 24 Oktober 1998.

Dia menjelaskan, di Saudi WNI itu bekerja di keluarga Aun Niyaf Aun Alotaibi dan laporan mengenai Turini muncul sejak pertengahan tahun 2013, tetapi karena data yang tidak lengkap mengenai dirinya menyulitkan KBRI Riyadh melakukan pencarian.

“Titik balik pencarian Turini terjadi ada Maret 2019. KBRI saat itu menerima informasi dari anak Turini di Indonesia bahwa ibunya baru saja menghubunginya melalui nomor telepon warga negara Filipina,” kata Dubes Agus.

Duta Besar Agus Maftuh menjelaskan bahwa selama bekerja dalam kurun waktu 21 tahun, Turini belum pernah menerima gaji, dan tidak memiliki akses komunikasi dengan keluarga di Indonesia, kemudian KBRI melakukan negosiasi dengan majikan.

Dengan bantuan Kantor Polisi Dawadmi pada 2 April 2019, Tim KBRI Riyadh dapat menemui Turini dan bernegosiasi langsung dengan Feihan Mamduh Al-Otaibi di rumahnya yang terletak di kampung sebuah pedalaman Saudi, sekitar 387 kilometer dari Riyadh.

Agus Maftuh menambahkan bahwa proses negosiasi dengan majikan berlangsung cukup alot. “Namun dengan pendekatan ala santri, taqdimul adab (mengedepankan pendekatan sosial antropologis), alhamdulillah majikan luluh hatinya dan bersedia membayarkan hak-hak gaji Turini sebesar 150.000 Riyal (setara 550 juta rupiah)," ujarnya.

Selama `hilang` Turini juga dianggap melewati masa berlaku izin tinggal atau “overstay” dan dikenai denda. Denda tersebut akhirnya dibebankan kepada kafil atau majikan dan harus menanggung tiket kepulangan Turini ke Tanah Air pada Minggu (21/7) didampingi oleh staf KBRI berwarga negara Saudi, Muhammad al-Qarni, yang terlibat langsung dalam penyelamatan Turini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Menhan Jepang ditembak
Selasa, 10 Desember 2019 - 20:52 WIB
Mantan Menteri Pertahanan Jepang Tokuichiro Tamazawa ditembak di bagian kaki di dekat kediamannya di...
 Penembakan massal di Rumah Sakit Ceko, empat orang tewas
Selasa, 10 Desember 2019 - 19:56 WIB
Seorang penyerang menembak mati empat orang dan melukai dua orang lainnya secara brutal di rumah sak...
Empat roket hantam basis militer dekat bandara Baghdad
Senin, 09 Desember 2019 - 17:44 WIB
Empat roket Katyusha yang menghantam basis militer di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, pad...
Serangan Afghanistan tewaskan ketua LSM Jepang
Rabu, 04 Desember 2019 - 21:38 WIB
Enam orang termasuk ketua LSM Jepang tewas pada Rabu (4/12) setelah kelompok bersenjata tak dikenal ...
Arab Saudi akan bangun 60 ribu toilet bertingkat di Mina
Selasa, 03 Desember 2019 - 17:09 WIB
Arab Saudi akan membangun 60 ribu ruangan toilet bertingkat di Mina sebagai bagian dari pelayanan ja...
Indonesia raih kemenangan ganda pada Sidang IMO
Sabtu, 30 November 2019 - 16:30 WIB
Indonesia berhasil meraih kemenangan ganda pada Sidang ke-31 Organisasi Kemaritiman Internasional (I...
Sidang IMO, Menhub sampaikan kontribusi Indonesia di kemaritiman dunia
Rabu, 27 November 2019 - 13:36 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan komitmen dan kontribusi Indonesia di bidang marit...
Di KTT, Presiden Jokowi sebut ASEAN dan Korea perlu rezim bebas visa 
Rabu, 27 November 2019 - 06:27 WIB
Presiden Joko Widodo mengemukakan, selain Hot Connectivity, connectivity yang sifatnya infrastruktur...
Satgas TNI Konga XXXIX-B selamatkan korban penembakan kelompok bersenjata
Selasa, 26 November 2019 - 14:35 WIB
Satgas TNI Konga Rapidly Deployable Battalion (RDB) XXXIX-B Mission de Organisation des Nations U...
Gempa Magnitudo 6,4 guncang Albania 
Selasa, 26 November 2019 - 13:08 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Albania tak lama sebelum pukul 04.00 waktu setempat (10....
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)