Peneliti: Penyederhanaan cukai tembakau menurunkan pendapatan negara
Elshinta
Jumat, 19 Juli 2019 - 19:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Peneliti: Penyederhanaan cukai tembakau menurunkan pendapatan negara
Ilustrasi tembakau. Foto: https://bit.ly/2Sz4Rt7/eslhinta.com.

Elshinta.com - Rencana penyederhanaan cukai tembakau kembali bergulir. Berbagai pihak menyatakan penolakannya karena hal tersebut akan mengurangi volume produksi produk olahan tembakau yang akan berimbas kepada banyak hal.

Mudiyati Rahmatunnisa, dosen pascasarjana dan peneliti Universitas Padjajaran (Unpad), mengatakan bahwa penyederhanaan cukai tembakau akan menimbulkan pengurangan volume produksi olahan tembakau. Industri Hasil Tembakau (IHT) yang posisinya berada di layer yang dihilangkan akan membayar cukai pada layer di atasnya dengan harga yang lebih tinggi. “Pengurangan produksi berkaitan dengan pertumbuhan penerimaan pendapatan (negara),” ucap Mudiyati kepada media.

Mudiyati menyatakan bahwa akan terjadi penurunan pada pertumbuhan pendapatan negara dari cukai tembakau. Penurunan tersebut diakibatkan dari penurunan volume produksi olahan tembakau. “Asumsi penyederhanaan cukai tembakau berdampak pada peningkatan negara menjadi tidak mendasar,” terangnya.

Dosen pascasarjana UNPAD ini kembali menerangkan apabila simulasi penyederhanaan struktur tarif cukai rokok dilakukan, maka akan berdampak negatif yang sangat besar pada Sigaret Kretek Tangan (SKT). Terlebih, industri SKT adalah industri yang menyerap tenaga kerja dengan jumlah besar. “Pengurangan volume produksi rokok jenis SKT semakin tajam apabila dilakukan penyederhanaan struktur tarif cukai rokok,” ucapnya kepada Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi.

Sebelumya, Agus Parmudji, Ketua Asosiasi Petani Tembakau (APTI) mengatakan hal yang sama, bahwa simplifikasi tarif cukai hanya akan mematikan industri kretek nasional yang merupakan penyerap tembakau petani lokal bahkan nasional. Dengan pemberlakuan simplifikasi, industri tembakau akan kian tergerus, pengusaha pabrikan kecil tidak mampu bertahan dan akibatnya penyerapan tembakau lokal semakin rendah, kehidupan petani pun terancam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rencana perombakan direksi BUMN dikhawatirkan pengaruhi perekonomian
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:09 WIB
Elshinta.com - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistir...
Ini langkah Indonesia agar tak perlu `mengemis` negara lain
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai peningkatan konsumsi biodiesel dal...
IHSG menguat seiring hubungan AS-China membaik
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:12 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/8) di...
Rupiah pagi ini melemah jadi Rp14.265
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/8) pagi ...
Sektor pariwisata sumbang 19,29 miliar dolar AS untuk devisa negara
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Devisa dari sektor pariwisata pada tutup buku 2018 meningkat mencapai angka 19,29 mil...
Bank Indonesia luncurkan QRIS
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:16 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia mengimplementasikan Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 yang sudah ...
Menko Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta ...
Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak ...
Pasar saham Aussie dibuka melonjak dengan keuntungan luas
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:09 WIB
Elshinta.com - Pasar saham Aussie melonjak pada awal perdagangan Senin pagi, dengan keuntungan lua...
Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona paruh bawah 106 yen
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:10 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 106 yen dalam transaksi awal di ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)