Kiri Kanan
KPK berharap hasil investigasi tim gabungan temukan penyerang Novel
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 21:40 WIB |
KPK berharap hasil investigasi tim gabungan temukan penyerang Novel
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Sumber foto: https://bit.ly/30y4rWz

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengharapkan hasil investigasi tim gabungan temukan penyerang Novel Baswedan.

Hal tersebut sebagai respons atas hasil investigasi tim gabungan bentukan Kapolri yang tidak mengungkap pelaku penyerangan Novel. "KPK sejak awal berharap pelaku ditemukan. Kami bayangkan hasil kerja tim ini sudah langsung menemukan siapa calon tersangka, namun dari yang kita lihat tadi belum ada calon tersangka, belum ada perkembangan signifikan untuk menemukan pelaku," kata Syarif di Jakarta, Rabu (17/7).

Ia pun menyatakan lembaganya kecewa karena sampai saat ini pelakunya juga belum ditemukan. "Wajar jika KPK kecewa karena sampai saat ini bahkan pelaku lapangan belum ditemukan," ucap Syarif.

Namun, kata dia, terdapat satu hal yang diperjelas oleh tim gabungan tersebut bahwa serangan terhadap Novel bukan serangan bersifat pribadi tetapi karena pekerjaan yang dilakukannya dalam pemberantasan korupsi di KPK. "KPK sejak awal meyakini hal ini sehingga kami juga memandang serangan terhadap Novel bukan serangan terhadap pribadi, bahkan ini kami pandang serangan terhadap institusi KPK," tuturnya.

Selain itu, kata dia, KPK kurang memahami konteks penggunaan istilah excessive use of power oleh tim gabungan tersebut. "Kami tegaskan dalam melaksanakan tugasnya, penyidik menggunakan wewenang sesuai hukum acara yang berlaku. Jadi, tidak ada perbuatan penggunaan kewenangan secara berlebihan. Bahkan dalam kasus Buol, justru Novel dan tim yang diserang dan hampir ditabrak saat menjalankan tugasnya," ungkap Syarif, dikutip Antara.

KPK pun mengajak agar tetap fokus untuk menemukan pelaku penyerang Novel, bukan mencari alasan atau membangun isu-isu lain. "Pimpinan KPK akan membicarakan langkah berikutnya agar teror dan serangan seperti ini bisa ditangani, pelaku ditemukan dan hal yang sama tidak terulang kembali," kata Syarif.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunker di Sulbar, Mentan beri bantuan pertanian Rp144 M
Sabtu, 07 Desember 2019 - 21:38 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan bantuan untuk sektor pertanian di Provinsi Sulawesi...
Presiden Jokowi: Indonesia bukan hanya Jakarta atau Pulau Jawa
Sabtu, 07 Desember 2019 - 21:12 WIB
Presiden Joko Widodo menyatakan membangun Indonesia yang luas dan besar membutuhkan ketahanan semang...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub blusukan ke Terminal Pulo Gebang
Sabtu, 07 Desember 2019 - 20:14 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, menjelan...
Ida Fauziyah sebut peran perempuan di ekonomi kreatif perlu ditingkatkan
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:49 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan peranan perempuan di industri ekonomi kreatif perlu ...
Larangan ASN bercadar, Guru Besar IPDN: Harus bijak buat kebijakan
Sabtu, 07 Desember 2019 - 19:27 WIB
Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Djohermansyah Djohan mengatakan kabinet pemeri...
Amien Rais singgung kekayaan alam Papua tidak dinikmati oleh rakyat
Sabtu, 07 Desember 2019 - 18:54 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais menyinggung soal kekayaan alam Papua, dalam...
Polres Majalengka dirikan posko pengamanan tanggap darurat penanggulangan bencana
Sabtu, 07 Desember 2019 - 18:28 WIB
Untuk mengantisipasi dan mengatasi bencana alam banjir dan tanah longsor yang rawan terjadi di Kabup...
Komisi II DPR: Reformasi birokrasi jangan terjebak isu parsial
Sabtu, 07 Desember 2019 - 18:14 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Arwani Thomafi menyarankan agar pemerintahan tidak terjebak pada isu parsia...
Menteri BUMN minta karyawan lakukan layanan seperti biasa
Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:49 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia meminta para karyawan tetap me...
Lansia Kota Cirebon dapat bantuan sembako gratis dari YANU dan IWO
Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:27 WIB
Yayasan Amal Nusantara Utama (YANU) Jakarta bekerja sama dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Cirebon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once