Kekeringan landa puluhan desa di Cianjur
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:57 WIB |
Kekeringan landa puluhan desa di Cianjur
Seorang warga di Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sedang mengambil air keruh di kolam penampungan menyusul bencana kekeringan. Sumber Foto: https://bit.ly/2GfUKUW

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mencatat daerah yang terdampak bencana kekeringan terus bertambah, saat ini sudah ada 76 desa dari 13 kecamatan mengalami kekeringan.

Sekertaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriyatno di Cianjur Rabu (17/7) mengatakan akibat kekeringan tersebut sebanyak 14.399 jiwa membutuhkan pasokan air bersih untuk dikonsumsi atau untuk keperluan sehari-hari.

Kemungkinan daerah yang terdampak bencana akan terus bertambah karena dalam waktu dekat akan terjadi puncak dari musim kemarau berdasarkan perkiraan BMKG yang telah diterima. "Puluhan desa tersebut tidak hanya membutuhkan pasokan air bersih, tapi memerlukan sumur bor, bak penampungan air, selang, toren dan pompa air, sebagai solusi dari kesulitan tersebut," katanya, seperti dikutip Antara.

Saat ini tutur dia, baru sebagian wilayah yang sudah mendapatkan bantuan seperti mesin pompa air, selang dan toren, sedangkan untuk bantuan lainnya akan segera menyusul setelah melakukan rapat dengan OPD terkait.

Pihaknya juga mencatat seluas 3.853 hektare lahan perkebunan di sejumlah wilayah di Cianjur, terkena dampak dari bencana kekeringan, sedangkan lahan yang paling banyak terdampak di Kecamatan Agrabinta seluas 1.595 hektare.

"Dari seluas 3.853 hektare lahan yang terdampak tersebut paling banyak terjadi di Cianjur selatan, setidaknya ada sekitar seratusan hektare lahan di setiap kecamatan. Untuk Cianjur utara baru terjadi di Cikalongkulon seluas 705 hektare," katanya.

Sugeng menambahkan, sementara ini untuk wilayah lainnya seperti Cianjur kota, Cianjur timur, pihaknya belum menerima laporan adanya dampak kekeringan, namun untuk memastikan, pihaknya memerintahkan jajarannya untuk meninjau ke sejumlah lokasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bermagnitudo 5,1 guncang Rote Ndao
Minggu, 18 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa berkekuatan ma...
Puluhan rumah di Aceh Selatan diterjang banjir bandang
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan rumah di dua desa masing-masing Desa Jambo Dalam dan Desa Kapai Seusak, Keca...
Korban banjir bandang di Kulawi butuh makanan dan pakaian
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Para korban bencana alam banjir dan longsor di Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sula...
Krisis air bersih landa 6 kecamatan di Lebak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Krisis air bersih akibat kemarau panjang melanda enam kecamatan di Kabupaten Lebak,...
Rabu pagi, awan panas guguran Gunung Merapi meluncur 950 meter
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginfo...
Panglima TNI tinjau lokasi karhutla di Riau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Lingkungan Hidup da...
Desa terdampak kekeringan di Banyuwas terus bertambah
Minggu, 11 Agustus 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Jumlah desa yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Kabupaten...
Bupati Pemalang imbau warga lereng Gunung Slamet agar tak panik dan tetap waspada
Minggu, 11 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Bupati Pemalang, Junaedi mengimbau kepada warga Kabupaten Pemalang, agar meningk...
Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat, dominasi gempa tremor dengan peningkatan amplitudo
Minggu, 11 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Hari ketiga menyandang status waspada, aktivitas Gunung Slamet masih terus menga...
Status Waspada, pintu pendakian Gunung Slamet ditutup, pendaki dievakuasi
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 19:40 WIB
Elshinta.com - Seluruh pintu pendakian di lingkar Gunung Slamet ditutup setelah status Gun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)