Hal ini masih dirasakan warga korban gempa Halmahera Selatan
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 08:12 WIB |
Hal ini masih dirasakan warga korban gempa Halmahera Selatan
Kondisi terkini korban gempa bumi di Halmahera Selatan, Selasa (16/07/2019). Sumber foto: https://bit.ly/2JIYUWd

Elshinta.com - Para pengungsi korban gempa di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, masih takut kembali ke rumah, karena khawatir akan terjadi tsunami menyusul masih adanya gempa susulan pascagempa utama dengan kekuatan Magnitudo 7,2, pada Minggu (14/7) lalu.

Para pengungsi di Desa Rangaranga, Kecamatan Gane Barat misalnya, seperti yang disampaikan kepala desa setempat, Derek Mathias saat dihubungi dari Ternate, Rabu (17/7) pagi, warga di desa itu sebanyak 800 jiwa tetap bertahan di tempat pengungsian di daerah ketinggian karena alasan tersebut.

Alasan lain warga masih takut balik ke rumah karena rumah mereka mengalami rusak berat dan khawatir akan roboh jika terus menerus digoyang gempa susulan, bahkan tidak sedikit rumah sudah ambruk rata dengan tanah.

Derek Mathias mengaku, untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi warganya di pengungsian, terpaksa menggunakan Dana Desa untuk membeli bahan makanan karena bantuan dari Pemkab Halmahera Selatan belum sampai akibat sulitnya akses transportasi.

Khusus untuk pengungsi di Kota Labuha, yang awalnya berjumlah 1.114 orang yang tersebar di sembilan titik, sejak Selasa (16/7) sudah ada pulang ke rumah, tetapi hanya pada siang hari dan pada malam harinya kembali ke tempat pengungsian.

Sekretaris Daerah Halmahera Selatan yang juga Ketua Tim Tanggap Darurat Helmy Surya Botutihe memaklumi alasan para pengungsi yang masih takut kembali ke rumah itu, terutama pengungsi yang rumahnya mengalami rusak berat.

Namun para pengungsi diimbau untuk tidak perlu lagi takut, khususnya yang terkait dengan tsunami, karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan bahwa gempa susulan yang masih terjadi pascagempa bumi utama M 7,2 pada Minggu tidak menimbulkan tsunami.

Pemkab Halmahera Selatan, menurut Sekda, sejak Senin (15/7) telah menyalurkan bantuan kepada para korban gempa di berbagai daerah terdampak gempa di Halmahera Selatan, namun kendala sulitnya akses ke lokasi bantuan itu belum semuanya sampai ke tujuan.

Sementara itu, data dari BPBD Malut menyebutkan, jumlah pengungsi akibat gempa di berbagai wilayah di Halmahera Selatan tercatat 3.000 lebih, namun jumlah ini diduga tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan karena data belum masuk ke BPBD.

Gempa di Halmahera Selatan sesuai data sementara mengakibatkan korban meninggal enam orang, luka berat dua orang luka ringan 49 orang, sedangkan rumah warga yang rusak sebanyak 971 unit, sebagian besar di antaranya rusak berat bahkan tidak sedikit rata degan tanah. Demikian mengutip Antara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa magnitudo 6,9 di Mindanao Filipina terasa hingga Sulawesi Utara
Minggu, 15 Desember 2019 - 14:59 WIB
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,9 terjadi pada Minggu (15/12) pukul 13.11 WIB akibat sesar lo...
BPBD Babel siaga di 16 titik banjir Pangkalpinang
Minggu, 15 Desember 2019 - 13:59 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan tim reaksi cepat ...
Kerugian pertanian akibat bencana di Limapuluh Kota capai Rp9 miliar
Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:39 WIB
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menaksir kerugian untuk lahan pertanian yang dia...
Lima warga Magelang terima bantuan CSR dari BUMD
Jumat, 13 Desember 2019 - 14:44 WIB
Lima orang warga Kabupaten Magelang menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bada...
Istri korban banjir bandang Kulawi selamat karena tidak ada di rumah
Jumat, 13 Desember 2019 - 11:34 WIB
Deice, istri Yan (50), korban meninggal dunia akibat tertimbun lumpur dalam rumahnya di Desa Bolapap...
BPBD Sulteng salurkan logistik untuk korban banjir bandang di Sigi
Jumat, 13 Desember 2019 - 10:08 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah telah menyalurkan bantuan logist...
PMI kerahkan personel bantu korban banjir bandang Sigi
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:36 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan personel dan sejumlah peralatan untuk diterjunkan ke lokasi...
PLN: Suplai listrik di lokasi banjir bandang Sigi sudah normal
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:19 WIB
PT PLN (Persero) Area Palu, Sulawesi Tengah mengatakan suplai listrik di lokasi banjir bandang Desa ...
Gempa M 4,5 guncang Manokwari
Jumat, 13 Desember 2019 - 07:45 WIB
Sejumlah warga merasakan getaran akibat gempabumi dengan magnitudo 4,5 yang terjadi di Kabupaten Man...
Puluhan rumah di Kulawi rusak diterjang banjir bandang, 2 orang meninggal dunia
Jumat, 13 Desember 2019 - 06:28 WIB
Sebanyak 57 rumah tersebar di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, rusa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)