Menko Luhut: Sawit berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 07:23 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Menko Luhut: Sawit berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat
Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan. Foto: Elshinta

Elshinta.com - Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjadi keynote speaker dalam Workshop Pemanfaatan Minyak Sawit untuk Green Fuel dalam mendukung Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani Sawit di Auditorium Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pada Selasa (16/7). 

“Sawit ini memberikan kontribusi yang sangat besar untuk Indonesia. Untuk penyerapan dalam tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraannya sangat tinggi,” kata Menko Luhut, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan wilayah lain, wilayah-wilayah dengan ekspansi perkebunan kelapa sawit memiliki pengurangan tingkat kemiskinan. 

Pemerintah telah menetapkan implementasi wajib mengenai Biodiesel (B-20) untuk kendaraan Public Service Obligation (PSO) dan non-PSO mulai 1 September 2018. “Kebijakan B-20 ini akan mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah dan BBM. Sekarang kita segera masuk ke B-30, jadi memang peran kelapa sawit ini sangat penting. Namun, teknologi juga penting,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini kepada para peserta, Menko Luhut juga menceritakan mengenai hal-hal baru yang ia dapatkan dalam kunjungannya ke Cina minggu lalu. “Saya terperangah. Jadi, setiap industri itu ada penelitiannya, sangat efisien dan benar-benar 4.0. Nah, pengelolaan itu penting untuk membuat kita maju,” jelasnya.

Lebih lanjut, mengenai kebijakan Pemerintah Indonesia, Menko Luhut menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi global player. “Asing tidak perlu mendikte kita. Kita tegas dan mereka pasti nurut. Jangan mau didikte, kita bisa mandiri kok,” tegas Luhut.

Mengakhiri sambutannya, Luhut juga menyampaikan harapannya akan kinerja BPPT ke depan. Ia harap BBPT dapat fokus dan lebih bekerja keras lagi.

“Coba kita kaji kembali lagi. Indonesia itu dilirik, namun kita harus mampu menata diri kita, kita terapkan B to B. Cari sesuatu yang bisa kita kerjakan bersama karena memang potensi kita itu ada. Kerja keras harus diintegrasikan dengan baik, tidak ada hanya ada satu atau dua orang pintar yang bisa menyelesaikan ini. Semua harus bekerja sama,” pungkas Menko Luhut.

Workshop yang dihadiri kurang lebih 350 orang peserta yang berasal dari seluruh Indonesia ini dibuka oleh Kepala BPPT Hammam Riza. Hammam menjelaskan bahwa BPPT harus melanjutkan transformasi untuk menjadikan Inovasi sebagai penghela pembangunan ekonomi nasional. 

Hal ini juga disambut baik oleh Wakil Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Sunarso. “Keunggulan Indonesia yaitu penghasil lemak nabati tertinggi per satuan luas dan waktu. Dan kelapa sawit sangat prospektif menunjang perekonomian Indonesia. Kita jangan panik, namun tetap harus menyusun strategi jangka panjang yang fit,” tambahnya.

Usul Menko Luhut tangani masalah sawit

Berdasarkan laporan dari World Bank mengenai 80 persen kelapa sawit yang bermasalah, Menko Luhut  tegaskan oknum-oknum yang melanggar akan dikenakan penalti atau denda. 

“Ada tiga pokok tadi, mengenai keluasan, lingkungan dan plasmanya. Ini harus dibenahi.  Seperti yang pernah saya usulkan ke Presiden. Kita jangan hidup dalam masalah, kita cari solusi mana yang terbaik,” tutup Menko Luhut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menko Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta ...
Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak ...
Pasar saham Aussie dibuka melonjak dengan keuntungan luas
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:09 WIB
Elshinta.com - Pasar saham Aussie melonjak pada awal perdagangan Senin pagi, dengan keuntungan lua...
Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona paruh bawah 106 yen
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:10 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 106 yen dalam transaksi awal di ...
Dana Desa 2020 fokus untuk pengembangan wisata
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putr...
Industri menolak penggabungan produksi rokok diterapkan
Jumat, 16 Agustus 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Industri menolak wacana penggabungan produksi rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan S...
Bekraf: Produk ekonomi kreatif dongrak daya tahan RI dari resesi
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menilai Indonesia menjadi salah...
Presiden Jokowi minta pemilik mal beri ruang strategis ‘brand’ lokal
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pasar Indonesia besar sekali, jangan ...
Peluang impor semakin besar dengan holding pembelian gula petani
Kamis, 15 Agustus 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Pembelian gula petani tangani holding dengan mitranya telah mematikan semangat petani...
Pemerintah akan bangun infrastruktur di 3 KEK
Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar sidang dewan nasional un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)