Planetarium Jakarta rutin ajak warga teropong bulan 72 kali setahun
Elshinta
Rabu, 17 Juli 2019 - 06:01 WIB |
Planetarium Jakarta rutin ajak warga teropong bulan 72 kali setahun
Petugas Planetarium dan Observatorium Jakarta menyetel teleskop untuk mengamati gerhana bulan, Selasa (16/7). Sumber Foto: https://bit.ly/2YXmrt4

Elshinta.com - Planetarium dan Observatorium Jakarta menggelar secara rutin peneropongan malam terhadap bulan dan planet di luar angkasa sebanyak 72 kali dalam setahun, dengan mengajak warga masyarakat.

Kepala Satuan Pelaksana Teknik Pertunjukkan dan Publikasi Planetarium dan Observatorium Jakarta, Eko Wahyu Wibowo, di Jakarta, Selasa (16/7) malam, mengatakan, peneropongan malam rutin dilakukan dengan objek bulan, Saturnus, Mars dan Jupiter.

Ditemui di sela kegiatan peneropongan gerhana bulan sebagian, di pelataran Planetarium dan Observatorium Jakarta, ia mengatakan peneropongan rutin juga digelar secara gratis.

Minat masyarakat melakukan peneropongan malam, kata dia, cukup besar karena rata-rata diikuti 200-300 orang setiap kegiatan. "Jadi, kami rutin dalam satu tahun mengadakan 72 kali peneropongan (rutin) bulan, Mars, Jupiter dan Saturnus dilihat pada posisinya, ditambah fenomena-fenomena astronomi lainnya," jelasnya, seperti dikutip Antara.

Fenomena astronomi lainnya, antara lain gerhana bulan sebagian yang sedang berlangsung, atau konjungsi yakni ketika posisi planet-planet saling berjajar.

Pada tahun 2019 ini, Eko menyebutkan ada tiga fenomena gerhana, yakni gerhana bulan sebanyak dua kali pada Januari dan Juli ini, dan gerhana matahari pada Desember mendatang.

Sebelumnya, Planetarium dan Observatorium Jakarta mempersilakan masyarakat yang ingin melakukan peneropongan gerhana bulan secara langsung.

Peneropongan gerhana bulan berlangsung pada Selasa, mulai pukul 21.00 hingga Rabu pukul 06.00 WIB yang berlangsung gratis dan terbuka untuk umum.

Awal gerhana bulan sebagian diperkirakan dimulai Rabu (17/7), pukul 01.43 WIB.

Selain pengamatan terhadap gerhana bulan sebagian, Jupiter dan Saturnus, Planetarium dan Observatorium Jakarta juga menggelar diskusi tentang gerhana bulan.

Masyarakat juga dapat mengikuti secara langsung proses gerhana bulan sebagian melalui live streaming (siaran langsung) dari Plaza Teater Planetarium dan Observatorium Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu dini hari ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Puncak aktivitas matahari diperkirakan terjadi 2024, picu gangguan komunikasi
Rabu, 20 Mei 2020 - 10:15 WIB
Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto mengatakan puncak ak...
BRI Institute dan AFTECH gelar `Fintech Talent Gap Challenges and Opportunities`
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:22 WIB
Munculnya Fintech di Indonesia bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuan...
Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Selasa, 11 Februari 2020 - 17:15 WIB
Sejak lama, terdapat aneka upaya untuk menghasilkan listrik menggunakan hujan. Tetapi upaya terbaru ...
Kominfo pastikan ibu kota baru adopsi 5G
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:35 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan rencana adopsi teknologi jaringan generasi terbaru...
BPCB bersiap angkat temuan arca Ganesha di Dieng
Selasa, 31 Desember 2019 - 11:26 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah bersiap mengangkat arca Ganesha yang ditemukan di ...
Gerhana matahari cincin terlihat sempurna di Simeulue
Kamis, 26 Desember 2019 - 13:23 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melakukan pemantauan gerhana matahari cincin di Kabup...
BPPT ciptakan penyimpanan merkuri cegah penguapan
Kamis, 19 Desember 2019 - 09:29 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat ini sudah menciptakan atau menghasilkan alat pe...
Malam ini nikmati keindahan puncak hujan meteor Geminid
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:26 WIB
Hujan meteor Geminid akan menghiasi langit malam hari ini meski bulan purnama dan potensi cuaca mend...
BATAN: Dukungan pemerintah dapat tingkatkan kontribusi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 19:29 WIB
Pakar Teknik Analisis Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Diah Dwiana mengungkapkan dukunga...
Bantu turunkan stunting, BATAN akan manfaatkan teknologi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:22 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ikut berkontribusi dalam usaha pemerintah mengurangi angka stun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV