Satu rumah rusak berat di Buleleng akibat gempa
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 18:24 WIB |
Satu rumah rusak berat di Buleleng akibat gempa
Sebuah rumah di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami rusak berat, akibat terdampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Bali, Selasa (16/7) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2Jz85to

Elshinta.com - Sebuah rumah di Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami rusak berat, akibat terdampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Bali, Selasa (16/7) pagi.

Camat Busungbiu I Gede Putra Aryana mengatakan, rumah yang terdampak gempa itu milik Wayan Ritawan (40) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh. Akibat gempa, atap rumahnya jebol dan dua kamar mengalami rusak berat. "Kerugian diperkirakan Rp20 juta dan kejadian ini sudah kami laporkan ke Bupati. Saat ini, sejumlah petugas PMI Kabupaten Buleleng sudah datang ke lokasi untuk melakukan penanganan," katanya.

Saat terjadi gempa, Wayan Ritawan sedang bekerja sebagai buruh bangunan. Di rumah hanya ada istrinya, sedangkan anak-anaknya sedang bersekolah. "Saat merasakan getaran gempa, perasaan saya tak enak sehingga saya pulang dan sampai di rumah saya melihat rumah sudah rusak," katanya.

Menurut Ritawan, rumah yang ditempati bersama keluarga itu berusia sekitar 20 tahun dan diperkirakan tak kuat menahan goncangan gempa yang cukup kuat. Untuk sementara, keluarga Wayan Ritawan tinggal di rumah keluarga dan PMI Kabupaten Buleleng sudah menyalurkan bantuan berupa terpal dan "family kit" untuk penanganan awal pasca bencana.

Dikutip Antara, informasi dari BMKG Denpasar menyebutkan gempa berkekuatan Magnitudo 5.8 mengguncang sejumlah wilayah di Provinsi Bali, diantaranya Nusa Dua, Denpasar, Tabanan dan Jembrana, Selasa pukul 08:18:36 WITA.

Gempa yang tidak berpotensi tsunami itu berpusat di 9.11 lintang selatan, 114.54 bujur timur, dengan kedalaman 68 km itu terjadi di 83 km barat daya Nusa Dua, 84 km barat daya Jembrana, 89 km barat daya Denpasar, 90 km barat daya Tabanan, dan 917 km tenggara Jakarta. "Murid-murid sekolah di Kabupaten Jembrana berhamburan keluar, salah satunya murid di MTs Darussalam Pengambengan, Negara. Semuanya panik, termasuk guru," kata warga Negara, Kabupaten Jembrana, Irfan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bermagnitudo 5,1 guncang Rote Ndao
Minggu, 18 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa berkekuatan ma...
Puluhan rumah di Aceh Selatan diterjang banjir bandang
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan rumah di dua desa masing-masing Desa Jambo Dalam dan Desa Kapai Seusak, Keca...
Korban banjir bandang di Kulawi butuh makanan dan pakaian
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Para korban bencana alam banjir dan longsor di Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sula...
Krisis air bersih landa 6 kecamatan di Lebak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Krisis air bersih akibat kemarau panjang melanda enam kecamatan di Kabupaten Lebak,...
Rabu pagi, awan panas guguran Gunung Merapi meluncur 950 meter
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginfo...
Panglima TNI tinjau lokasi karhutla di Riau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Lingkungan Hidup da...
Desa terdampak kekeringan di Banyuwas terus bertambah
Minggu, 11 Agustus 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Jumlah desa yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Kabupaten...
Bupati Pemalang imbau warga lereng Gunung Slamet agar tak panik dan tetap waspada
Minggu, 11 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Bupati Pemalang, Junaedi mengimbau kepada warga Kabupaten Pemalang, agar meningk...
Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat, dominasi gempa tremor dengan peningkatan amplitudo
Minggu, 11 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Hari ketiga menyandang status waspada, aktivitas Gunung Slamet masih terus menga...
Status Waspada, pintu pendakian Gunung Slamet ditutup, pendaki dievakuasi
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 19:40 WIB
Elshinta.com - Seluruh pintu pendakian di lingkar Gunung Slamet ditutup setelah status Gun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)