Idrus Marham keluar rutan dan bersantai tiga jam di kedai kopi
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 17:09 WIB |
Idrus Marham keluar rutan dan bersantai tiga jam di kedai kopi
Terdakwa perkara korupsi proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham. Sumber foto: https://bit.ly/2Jz1Ky6

Elshinta.com - Tahanan Rumah Tahanan Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Idrus Marham ditemukan bersantai di kedai kopi selama hampir tiga jam usai izin keluar rutan untuk berobat gigi.

Temuan ini dikuak oleh Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya atas penyelidikan maladministrasi yang dilakukan oleh petugas pengawal tahanan dan Kepala Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. “Kami menemukan ternyata Saudara Idrus melakukan kegiatan lain selain berobat,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho di Jakarta, Selasa (16/7).

Sebelumnya Idrus meminta izin kepada penuntut umum Heradian Salipi dan Kepala Rutan Deden Rochendi untuk berobat gigi di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta Selatan pada 21 Juni 2019. Namun dari hasil rekaman kamera CCTV RS MMC, setelah berobat dan Shalat Jumat, mantan menteri sosial itu tertangkap kamera sedang bersantai di kedai kopi rumah sakit bersama keluarga dan beberapa orang yang diduga penasihat hukum, ajudan atau kerabat.

Ia ditemukan tidak langsung kembali ke rutan melainkan bersantai di kedai kopi sejak pukul 12.39 WIB hingga 15.30 WIB. Bahkan ia dengan bebas menggunakan telepon seluler. Idrus dapat bergerak bebas karena tidak mengenakan borgol dan seragam rompi tahanan.

Berdasarkan penyelidikan Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, peristiwa ini sebagai maladministrasi pihak rutan serta tindak pidana suap kepada pengawal tahanan bernama Marwan.

Marwan tertangkap kamera di depan kedai kopi rumah sakit menerima suap berupa uang tanpa bungkus dari pria berkacamata yang diduga ajudan, kuasa hukum atau kerabat Idrus. “Kalau dari rekaman video CCTV, setelah diberikan, Saudara M (Marwan) mengambil uang ratusan ribu berwarna merah dan dimasukkan ke dalam tasnya,” kata Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Indra Wahyu usai konferensi persnya di Jakarta, Selasa.

Indra mengatakan Marwan telah diberikan sanksi berupa pemecatan oleh KPK. Namun bisa saja sebelumnya telah terjadi banyak kasus serupa. Indra berharap KPK dapat mengatasi peristiwa ini agar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. “Bisa saja memang kebetulan yang apes ketahuan oleh tim kami adalah Saudara M saja,” ujar Indra, dihimpun Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Oknum kepala desa di Cirebon korupsi dana desa hingga ratusan juta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon mengamankan Kepala Desa Sarajaya, AL karena diduga melaku...
Lasito minta mantan Ketua PN Semarang jadi tersangka
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Terdakwa penerima suap Bupati Jepara, Lasito meminta penyidik Komisi Pemberantasan ...
KPK turut tangkap seorang kontraktor asal Solo
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang kontraktor asal Kota Solo, Jaw...
Kejati DIY: OTT Jaksa murni perbuatan pribadi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) menyebut Operasi Tangkap T...
Polisi selidiki oknum rasisme terhadap mahasiswa Papua
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur terus berupaya menyelidiki oknum yang diduga melakukan tindakan ra...
Terkait OTT, KPK segel bangunan di Colomadu
Selasa, 20 Agustus 2019 - 16:08 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel salah satu bangunan di kawasan Colomadu...
Gubernur harap OTT Yogyakarta jadi yang terakhir
Selasa, 20 Agustus 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X berharap kasus operasi ta...
Lima saksi kasus Wali Kota Dumai dipanggil KPK hari ini
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:57 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima saksi dalam penyidikan kasus suap...
Plt Gubernur dukung KPK periksa sejumlah pejabat Kepri
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto mendukung langkah Komisi Pe...
Pemkot Yogyakarta: Kami tetap hormati proses hukum yang berjalan
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyatakan akan menghormati seluruh proses peny...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)