Pemkab Halmahera Selatan butuh tenda untuk korban gempa
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 14:14 WIB |
Pemkab Halmahera Selatan butuh tenda untuk korban gempa
Warga mengungsi di tenda darurat pascagempa bumi di Desa Balita, Gane Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (15/7). Sumber Foto: https://bit.ly/2XWKk2I

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara membutuhkan tenda untuk didistribusikan kepada korban gempa bumi di sejumlah wilayah yang masih di pengungsian, pasca-gempa magnitudo 7,2 pada Minggu (14/7).

"Seluruh tenda yang ada di Halmahera Selatan sudah habis didistribusikan ke warga korban gempa, tetapi masih kurang dan membutuhkan tambahan lebih banyak lagi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Halmahera Selatan Helmi Surya Botutihe dihubungi wartawan dari Ternate, Selasa (16/7).

Kalau pun korban gempa sudah kembali dari pengungsian, katanya, mereka tetap membutuhkannya untuk bernaung sementara karena rumah mereka mengalami kerusakan berat. Data sementara jumlah rumah yang rusak 971 unit.

Ia mengharapkan Pemerintah Provinsi Malut dan pemerintah pusat serta pihak terkait lainnya membantu mendistribusikan tenda kepada korban gempa di daerah itu, terutama di wilayah Gane Barat dan Gane Timur yang paling banyak terkena dampak gempa.

Warga Kabupaten Halmahera Selatan yang tidak kena dampak gempa, termasuk di kabupaten/kota lainnya di Malut yang memiliki kelebihan rezeki, juga diharapkan memberikan bantuan kepada korban gempa melalui posko di Pemkab Halmahera Selatan.

Pemkab Halmahera Selatan sudah menetapkan tanggap darurat gempa selama satu minggu, mulai 15 Juli 2019. Selama masa tanggap darurat itu, pemkab akan memfokuskan penyaluran bantuan kepada korban gempa.

Pada Senin (15/7), Pemkab Halmahera Selatan mengirimkan bantuan tenda, selimut, bahan makanan, dan obat-obatan kepada korban gempa di wilayah Gane Barat dan Gane Timur menggunakan kapal laut, sedangkan pada hari ini mengirim bantuan serupa untuk ke dua daerah itu, seperti dikutip Antara.

Menyinggung adanya keluhan korban gempa di sejumlah daerah di Gane Barat dan Gane Timur yang terlambat menerima bantuan dari pemkab, ia mengatakan bahwa hal itu terjadi karena akses untuk mencapai tempat mereka cukup sulit.

Apalagi, untuk menyalurkan bantuan dari Labuha, Ibu Kota Kabupaten Halmahera Selatan ke Gane Barat dan Gane Timur, harus melalui laut yang saat ini kondisinya dilanda gelombang tinggi. Kapal yang membawa bantuan kemarin dilaporkan baru tiba Selasa pagi.

Ia mengatakan korban jiwa akibat gempa itu yang sudah terdata, empat orang, sedangkan tiga orang mengalami patah tulang, dan saat ini sudah ditangani di RSUD Labuha.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa bermagnitudo 5,1 guncang Rote Ndao
Minggu, 18 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa berkekuatan ma...
Puluhan rumah di Aceh Selatan diterjang banjir bandang
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan rumah di dua desa masing-masing Desa Jambo Dalam dan Desa Kapai Seusak, Keca...
Korban banjir bandang di Kulawi butuh makanan dan pakaian
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:39 WIB
Elshinta.com - Para korban bencana alam banjir dan longsor di Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sula...
Krisis air bersih landa 6 kecamatan di Lebak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Krisis air bersih akibat kemarau panjang melanda enam kecamatan di Kabupaten Lebak,...
Rabu pagi, awan panas guguran Gunung Merapi meluncur 950 meter
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginfo...
Panglima TNI tinjau lokasi karhutla di Riau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Lingkungan Hidup da...
Desa terdampak kekeringan di Banyuwas terus bertambah
Minggu, 11 Agustus 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Jumlah desa yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih di wilayah Kabupaten...
Bupati Pemalang imbau warga lereng Gunung Slamet agar tak panik dan tetap waspada
Minggu, 11 Agustus 2019 - 18:59 WIB
Elshinta.com - Bupati Pemalang, Junaedi mengimbau kepada warga Kabupaten Pemalang, agar meningk...
Aktivitas Gunung Slamet terus meningkat, dominasi gempa tremor dengan peningkatan amplitudo
Minggu, 11 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Hari ketiga menyandang status waspada, aktivitas Gunung Slamet masih terus menga...
Status Waspada, pintu pendakian Gunung Slamet ditutup, pendaki dievakuasi
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 19:40 WIB
Elshinta.com - Seluruh pintu pendakian di lingkar Gunung Slamet ditutup setelah status Gun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)