Dirawat tiga hari di Madinah, calhaj Indragiri Hilir meninggal
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:58 WIB |
Dirawat tiga hari di Madinah, calhaj Indragiri Hilir meninggal
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2YSVBSI

Elshinta.com -  Jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Subli bin Muhammad (64) dengan nomor visa 400078133, yang tergabung dalam kloter 3 Embarkasi Batam (BTH) meninggal setelah dirawat tiga hari selama di Madinah, Arab Saudi.

"Subli bin Muhammad mengembuskan nafas terakhir pada Senin (15/7) 2019 sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi atau pukul 15.30 WIB di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan ditangani oleh tim kesehatan," kata Pranata Humas Ahli, Kanwil Kemenag Riau, Vethria Rahmi di Pekanbaru, Selasa (16/7).

Menurut Vethria, seperti dilaporkan dr Aulia dari tim medis kloter 3 BTH, pihaknya mengaku terkejut dan tidak menyangka jemaahnya meninggal secepat itu.

Menurut keterangan dokter dari KKHI, Subli meninggal karena pecahnya pembuluh darah ke otak.

Ia menuturkan selama di Madinah pihaknya mengaku telah melakukan tindakan awal saat di maktab, di mana jemaah sudah mulai turun. "Dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) sudah melakukan pemasangan infus, dan memasukkan obat spilingual di bawah lidah, Alhamdulillah tensinya turun jadi 180, akan tetapi selama di perjalanan terjadi peningkatan tekanan darah," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi pasien masih sadar dan masih bisa bicara. Hanya saja, separuh badan sudah lemas dan yang sebelah kiri tidak bisa digerakkan. Bahkan, ketika ditanya masih bisa menjawab dan masih tahu namanya Subli.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, almarhum memang memiliki riwayat hipertensi dan diabetes sejak di Tanah Air. Bahkan, almarhum Subli rutin minum obat. "Mungkin karena faktor kelelahan, cuaca dan lainnya kata keluarganya sehingga terjadi peningkatan tekanan darah berlebihan sampai 240 dan jemaah tidak sadar lagi," kata Aulia, seperti dikutip Antara.

Setelah itu, Subli dibawa ke KKHI. Setelah KKHI mengaku tidak bisa menangani jemaah, kemudian segera dirujuk ke Rumah Sakit King Fadh. "Begitu sampai di RS King Fadh tensinya malah makin naik, jadi 250 hingga 260 tekanan darahnya dan akhirnya dirawat. Saat dirawat TKHI, hari ini diketahui jemaah kami telah meninggal karena pecahnya pembuluh darah ke otak," katanya.

Jemaah yang membawa istri, anak serta menantu ini dirujuk pukul 01:08 waktu Arab Saudi pada Sabtu (13/7) 2019, dan melapor jam 12.30 waktu setempat.

Sebelumnya Subli memang tensi tinggi lebih kurang mencapai 180 dan sudah diberi obat hipertensi. Bahkan, Aulia menyebut ia sudah mengingatkan jemaah untuk tidak melakukan aktivitas berat dan tidak berkunjung melakukan ziarah, cukup perbanyak istirahat di pemondokan.

"Tapi mungkin karena faktor kelelahan atau faktor pikiran tiba-tiba terjadi tekanan darah tinggi, kita kan tidak tahu," katanya.

Kondisi itu, kata keluarganya diketahui setelahh pulang dari ziarah di Masjid Qiblatain. "Pagi sempat bertemu saya dan saya ingatkan beliau minum obat, tapi tidak melapor pada tim TKHD kloter 3 untuk pergi ziarah,” kata Aulia.

Setelah dikonfirmasi dari Ketua Kloter Khairunnas diketahui bahwa jemaah beserta rombongan tersebut pun tidak ada melapor ke Ketua Kloter untuk pergi ziarah.

Aulia mengaku tidak mendapat informasi, jemaahnya pergi ziarah. Namun menurut pengakuan keluarga, jemaah pergi ziarah tapi tidak sibuk, hanya di bus saja dan tidak sampai berkeliling.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TNI-SAF tuntaskan latihan Posko penanggulangan terorisme wilayah perbatasan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF) menuntaskan lati...
Jemaah haji diingatkan antisipasi cuaca Madinah
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:49 WIB
Elshinta.com - Jemaah haji Indonesia gelombang II mulai tiba di Kota Madinah Al Munawarah. Kedatan...
Jemaah haji Debarkasi Makassar yang meninggal bertambah jadi 22 orang
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Hasanuddin Makassar me...
Rayakan HUT ke-74 RI, KJRI Jeddah bagikan paspor gratis
Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dari tahun ke tahun terus berupay...
Jemaah haji Debarkasi Padang yang meninggal di Tanah Suci bertambah jadi 13 orang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:04 WIB
Elshinta.com - Jumlah jemaah haji asal Sumatera Barat dan Bengkulu dalam Debarkasi Padang yang men...
Apresiasi untuk penyelenggaraan haji Indonesia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 08:44 WIB
Elshinta.com - Indonesia, sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia, dinilai berhasil ...
Jemaah haji gelombang II mulai tiba di Madinah hari ini
Rabu, 21 Agustus 2019 - 07:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 14 kloter jemaah haji Indonesia gelombang II mulai tiba di Madinah, Rabu (...
Belasan turis asal Tiongkok meninggal dalam kecelakaan bus di Laos
Rabu, 21 Agustus 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Sekitar 13 orang meninggal dan 31 lainnya terluka setelah sebuah bus berpenumpang tu...
Pemerintah Turki pelajari pengelolaan haji Indonesia
Selasa, 20 Agustus 2019 - 21:13 WIB
Elshinta.com - Perwakilan Pemerintah Turki mengunjungi kantor daerah kerja Mekkah, Selasa (20/8) s...
PPIH berhasil minimalisir masalah penyelenggaraan haji
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menilai  petuga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)