MA tidak dapat menerima permohonan Prabowo-Sandi
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:30 WIB |
MA tidak dapat menerima permohonan Prabowo-Sandi
Gedung Mahkamah Agung (MA). Sumber Foto: https://bit.ly/2GewvX3

Elshinta.com - Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro membenarkan bahwa MA telah memutuskan tidak dapat menerima permohonan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemohon sengketa pelanggaran administrasi Pemilihan Umum (PAP).

"MA pada Senin (15/7) telah memutus permohonan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pemohon, dengan menyatakan permohonan pemohon tidak diterima," ujar Andi melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (16/7).

Mahkamah juga membebankan kepada Prabowo-Sandi untuk membayar biaya perkara sebesar Rp1 juta. 

Adapun alasan dan pertimbangan majelis hakim atas gugatan kepada Bawaslu dan KPU tersebut adalah, tidak tepatnya objek permohonan II yang dipersoalkan melalui sengketa pelanggaran administrasi Pemilihan Umum (PAP).

"Ini karena objek PAP berupa pembatalan penetapan pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463 ayat (4) dan (5) UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum juncto Pasal 1 angka 13 Perma Nomor 4 Tahun 2017, akan tetapi terhadap keputusan dimaksud tidak pernah ada," jelas Andi, dikutip Antara.

Sedangkan terhadap objek permohonan I telah diputus oleh MA melalui putusan Nomor 1 P/PAP/2019 tanggal 26 Juni 2019 yang menyatakan permohonan pemohon ini tidak diterima.

"Sehingga terhadap objek permohonan ini tidak relevan lagi untuk dipertimbangkan. Dengan demikian MA tidak berwenang mengadili objek sengketa tersebut, oleh karena itu, permohonan pemohon harus dinyatakan tidak diterima," tambah Andi.

Adapun perkara ini diperiksa dan diadili Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Agung Supandi. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terkait penyadapan, Masinton: Selama ini pola kerja KPK seperti berantas narkoba
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:53 WIB
Elshinta.com - Meskipun tanpa ditandatangani Presiden, Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korup...
KPK tetap kerja seperti biasa meski UU KPK revisi mulai berlaku
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:23 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengatakan, KPK tet...
KPK tahan Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin
Kamis, 17 Oktober 2019 - 12:04 WIB
Elshinta.com - Plh Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yuyuk Andriati mengata...
KPK tetapkan lagi Wawan tersangka jual beli sel mewah
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:05 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan mengataka...
KPK sesalkan kajian pengelolaan lapas tak ditindaklanjuti serius
Kamis, 17 Oktober 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan menyesalk...
Polri tangkap 36 terduga teroris dalam sepekan, semua terkait penusukan Wiranto?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:42 WIB
Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengungkapkan, sedikitny...
KPK tak dapat lanjutkan proses penyidikan mantan Bupati Bangkalan
Kamis, 17 Oktober 2019 - 06:28 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan menyebutk...
KPK tetapkan lima tersangka pengembangan suap Lapas Sukamiskin
Kamis, 17 Oktober 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan lima orang tersangka ...
Korupsi pekerjaan Bandara Lasondre, Kejatisu tahan KPA UPBU
Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Tim Pidsus Kejati Sumatera Utara, menahan IKI PNS pada Direktorat Jenderal Perhu...
BPIP sebut Pancasila harus ada dalam perundang-undangan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:58 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Pro...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once