Kades di Halmahera gunakan Dana Desa untuk kebutuhan korban gempa
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:21 WIB |
Kades di Halmahera gunakan Dana Desa untuk kebutuhan korban gempa
Warga tidur di tenda pengungsian di halaman Masjid Al-Khairaat, pascagempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (14/7). Sumber Foto: https://bit.ly/30BKmym

Elshinta.com - Kepala desa (Kades) di sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut), memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk memenuhi kebutuhan makan bagi warga yang terkena dampak gempa dengan magnitudo 7.2 yang terjadi pada Minggu (14/7).

Seperti disampaikan Kepala Desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Barat, Derek Mathias saat dihubungi dari Ternate, Selasa (16/7), bahwa warganya yang berjumlah sekitar 800 jiwa itu saat terjadi gempa langsung berlari ke daerah yang lebih tinggi, dan mengungsi di sana.

Pada hari Senin ketika warga di pengungsian sudah membutuhkan bahan makanan, Kepala Desa memutuskan menggunakan Dana Desa untuk membeli beras guna dibagikan kepada warga, karena bantuan Pemkab Halmahera Selatan belum ada.

"Sampai saat ini sebagian warga masih berada di pengungsian, karena mereka masih takut kembali ke rumah menyusul masih sering terjadinya gempa susulan yang dikhawatirkan menimbulkan tsunami," katanya, seperti dikutip Antara.

Dari sekitar 300 rumah warga di desa pesisir itu mengalami rusak berat, bahkan ada yang tidak bisa lagi ditempati, sehingga warga sangat membutuhkan bantuan tenda untuk tempat tinggal sementara, namun untuk korban jiwa akibat gempa pada Minggu tidak ada.

Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba memberi apresiasi kepada kepala desa yang mengambil langkah cepat memanfaatkan Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan makanan untuk warganya dan dipastikan tindakan kepala desa itu bukan sebagai penyimpangan Dana Desa.

Pemkab Halmahera Selatan sudah mendistribusikan bantuan bahan makanan, tenda dan obat-obatan sebanyak 200 ton sejak hari Senin, menggunakan kapal laut, tetapi karena kendala cuaca buruk sehingga bantuan itu agak terlambat sampai ke desa-desa yang terkena dampak bencana gempa.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malut menyebutkan, jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa magnitudo 7.2 di Halmahera Selatan sejauh ini tercatat sebanyak 971 unit tersebar di sembilan kecamatan, sebagian besar di wilayah Gane Timur dan Gane Barat yang dekat dengan pusat gempa.

Sedangkan fasilitas umum yang rusak di antaranya enam gedung sekolah, dua masjid, satu gereja, satu gedung PAUD, satu polindes serta sejumlah jembatan dan dermaga tambatan perahu, sementara itu koban jiwa sebanyak empat orang. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angin puting beliung rusak puluhan rumah di Kudus 
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:12 WIB
Hujan lebat yang disertai angin kencang (angin puting beliung) melanda wilayah Kabupaten Kudus, Jawa...
Riau bersiap hadapi banjir kiriman dari Sumbar
Selasa, 10 Desember 2019 - 17:57 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau menyatakan dalam waktu dekat daerah berjuluk Bumi ...
BPBD catat satu orang terluka dan 15 bangunan rusak akibat angin kencang di Jember
Selasa, 10 Desember 2019 - 16:32 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat satu warga terluka dan 15 unit bangunan r...
BNPB nilai indeks ketahan daerah Lumajang 0,71 dalam ketangguhan bencana
Selasa, 10 Desember 2019 - 15:56 WIB
Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Sis...
Kabupaten Bekasi diguncang gempa M 3,2 
Selasa, 10 Desember 2019 - 14:58 WIB
Wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 3,2, Selas...
Tiga kecamatan di Magelang diterjang angin kencang
Senin, 09 Desember 2019 - 20:16 WIB
Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kembali diterjang angin kencang, yakni Me...
Angin kencang robohkan tiang listrik dan warung di Bangkalan
Senin, 09 Desember 2019 - 18:47 WIB
Hujan deras disertai angin kencang melanda Bangkalan, Jawa Timur, Senin (9/12) sore, menyebabkan sej...
Hujan dan angin kencang landa wilayah Yogyakarta
Senin, 09 Desember 2019 - 06:51 WIB
Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Minggu (8/12). Peristi...
104 rumah di Melawi Kalbar terdampak banjir bandang
Senin, 09 Desember 2019 - 06:29 WIB
Sebanyak 104 rumah penduduk di Desa Nusa Kenyikap, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat terdampak banj...
BMKG Lumajang potensi hujan sedang sampai deras, BPBD meningkatkan kesiagaan
Minggu, 08 Desember 2019 - 17:44 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih dalam kondisi siaga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)