BPBD Malut catat ratusan rumah rusak berat, tiga orang meninggal
Elshinta
Selasa, 16 Juli 2019 - 07:27 WIB |
BPBD Malut catat ratusan rumah rusak berat, tiga orang meninggal
Rumah Dinas Kapolsek Labuha Rusak Diguncang Gempa. Sumber Foto: https://bit.ly/2JyoKNK

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara (Malut) mencatat, hingga saat ini sebanyak 971 rumah warga di sembilan desa terdampak gempa magnitudo 7,2 di Halmahera Selatan (Halsel) yang terjadi pada Minggu (14/7) sore, mengalami kerusakan dan mengakibatkan tiga orang di antaranya meninggal.

"Ketiga korban yang meninggal akibat gempa yakni Aisyah (54 tahun) dan Sagaf Girato akibat tertimpa bangunan dan Aspar Mukmat (20 tahun) warga Gane Dalam, sedangkan satu korban asal Tomara alami luka berat," kata Sekretaris BPBD Malut Ali Yau, Selasa (16/7).

Menurut dia, dikutip Antara, ratusan rumah rusak itu tersebar di Desa Ranga-Ranga 300 unit rumah Rusak Berat (RB) Kecamatan Gane Timur Selatan, Desa Gane luar 380 rumah, Desa Samat 6 rumah, Desa Gaimu 10 unit, Desa Kuwo 30 unit, Desa Liaro 22 unit, Desa Tomara 90 unit, Desa Tanjung Jere 2 unit, Desa Lemo Lemo 131 unit rumah sehingga total 971 pemukiman rumah rusak berat.

Begitu pula,fasilitas umum, gedung sekolah 6 unit rusak berat, Gereja 1 unit, Masjid dua unit, Polindes 1 unit, perumahan TPQ 1 unit, rumah guru 1 unit dan PAUD 1 unit.

Menurut Ali, langkah-langkah yang telah dilakukan seperti Pemda Halsel telah mengeluarkan SK Tanggap Darurat selama 7 hari sejak 15 - 21 Juli 2019 .

Bahkan, Pemda Halsel yang dibantu TNI dan Polri telah mendirikan dapur umur di Labuha untuk penanganan pengungsi di 9 lokasi pengungsian dengan jumlah 1.104 jiwa.

"Pemda Halmahera Selatan telah menurunkan tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, RAPI, PMI, ACT (Aksi Cepat Tanggap) untuk mendistribusikan logistik ke lokasi pengungsian di Kec. Bacan Timur, Kecamatan Bacan Timur Tengah Kecamatan Gane Dalam, Kecamatan Gane Timur dan Kecamatan Gane Barat," ujarnya.

Selain itu, BPBD Provinsi Malut dan TRC BNPB telah ke lokasi terdampak di Kecamatan Gane Barat dan Gane Timur untuk melakukan penilaian guna mendata tingkat kerusakan, jumlah pengungsi dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengungsi untuk ditindaklanjuti.

Dia menambahkan, saat ini kebutuhan dari para pengungsi terdampak gempa di Halmahera Selatan antara lain, beras, air mineral, supermi, tikar, matras, selimut, terpal dan popok bayi.

Saat ini sejumlah pengungsi masih berada di Masjid Raya Halsel sebanyak 25 orang sebelumnya 400 orang karena sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing, aula Kantor Bupati Halsel sebanyak 10 orang sebelumnya sekitar 80 orang dan di Kantor DPRD Halsel warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

Di Desa Ranga Rangga, Kecamatan Gane Timur Selatan sekitar 100 orang warga mengungsi di dataran tinggi dan di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan masih tercatat sekitar 80 orang warga mengungsi di dataran tinggi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kebakaran terjadi di permukiman Sentosa Lama Medan
Senin, 21 Oktober 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Sentosa Lama, Kelura...
Ratusan warga Bidaracina kehilangan rumah akibat kebakaran
Senin, 21 Oktober 2019 - 20:09 WIB
Elshinta.com - Sekitar 183 jiwa warga di Jalan Otista Raya 2 RT12 RW02, Bidaracina, Jatine...
Angin puting beliung rusak 12 bangunan di Majalengka
Senin, 21 Oktober 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 bangunan yang terdiri dari 10 rumah warga, satu sekolah dan bal...
Aktivitas vulkanik tinggi, status Gunung Anak Krakatau masih waspada
Senin, 21 Oktober 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gu...
Pendakian ke Gunung Argopuro ditutup
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:48 WIB
Elshinta.com - Pendakian ke Gunung Argopuro di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ditutup...
Status Gunung Tangkuban Parahu akhirnya turun ke level I
Senin, 21 Oktober 2019 - 11:33 WIB
Elshinta.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung ...
Pemprov Jatim bantu percepatan pemulihan usai angin kencang di Kota Batu
Senin, 21 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap membantu percepatan pemulihan usai benc...
Jalur Batu-Mojokerto via Cangar ditutup akibat angin kencang
Senin, 21 Oktober 2019 - 08:59 WIB
Elshinta.com - Akses jalan Batu-Mojokerto via Cangar ditutup akibat angin kencang yang men...
Angin kencang terjang Kota Batu, satu tewas dan seribuan warga mengungsi
Senin, 21 Oktober 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Satu orang tewas​ dan seribuan warga yang tinggal di Kecamatan Bumiaji, K...
Asrama putra mahasiswa Papua di Tomohon-Sulut terbakar
Minggu, 20 Oktober 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Asrama Papua, di Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon, Sulawesi Utara (S...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once