Prancis, Inggris, Jerman sebut kesepakatan nuklir berisiko kandas
Elshinta
Senin, 15 Juli 2019 - 13:27 WIB |
Prancis, Inggris, Jerman sebut kesepakatan nuklir berisiko kandas
Kesepakatan Nuklir Iran Dipuji Para Ilmuwan Top AS. Sumber foto: https://bit.ly/2XOiBRx

Elshinta.com - Prancis, Inggris dan juga Jerman pada Minggu mengatakan disibukkan oleh peningkatan ketegangan di kawasan Teluk Persia serta risiko gagalnya kesepakatan nuklir Iran 2015.

Ketiga negara itu menyeru semua pihak untuk melanjutkan dialog.

Negara-negara Eropa dalam pernyataan bersama menyebutkan bahwa sanksi baru AS terhadap Iran dan keputusan Iran untuk tidak lagi mematuhi beberapa komitmennya dapat menghancurkan kesepakatan, yang ditandatangani genap empat tahun pada hari ini.

"Risikonya sedemikian rupa sehingga perlu bagi para pemangku kepentingan untuk memecahkan dan mempertimbangkan kemungkinan konsekuensi tindakan mereka," bunyi pernyataan bersama yang dirilis kantor kepresidenan Prancis, dikutip Antara.

"Kami percaya bahwa tiba saatnya untuk bertindak secara bertanggung jawab dan mencari cara untuk menyudahi eskalasi ketegangan dan kembali melakukan dialog."

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Inggris akhirnya tinggalkan Uni Eropa menuju masa depan tak menentu
Sabtu, 01 Februari 2020 - 09:59 WIB
Inggris Raya akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat menuju masa depan Brexit yang tak menent...
Pangeran Harry dijadwalkan bertemu Ratu Elizabeth besok
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:29 WIB
Pangeran Harry dilaporkan akan melakukan pertemuan langsung dengan Ratu Elizabeth II di Estate Sandr...
Presiden Ukraina: Pelaku peristiwa pesawat jatuh Ukraina harus tanggung jawab
Minggu, 12 Januari 2020 - 16:16 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Sabtu (11/1) menyebutkan pengakuan Iran bahwa pihaknya men...
PM Ukraina: Negara dan maskapai akan beri santunan korban pesawat
Minggu, 12 Januari 2020 - 14:38 WIB
Perdana Menteri Ukraina Oleksiy Honcharuk mengatakan pada Sabtu bahwa pemerintah Ukraina akan member...
Rayakan malam tahun baru, lonceng Big Ben akan kembali berdentang
Minggu, 29 Desember 2019 - 13:41 WIB
Lonceng menara Big Ben dengan tampilan baru akan berdentang saat perayaan malam tahun baru.
Bosnia tunda kepulangan mantan anggota ISIS dari Suriah
Sabtu, 07 Desember 2019 - 14:40 WIB
Bosnia mengatakan pada Jumat bahwa pemulangan sembilan mantan petempur ISIS, bersama istri dan anak-...
Polisi sebut penyerang di London pernah dihukum kasus terorisme
Sabtu, 30 November 2019 - 17:10 WIB
Polisi Inggris menyebut nama orang yang menikam dua orang hingga tewas di London pada Jumat (29/11) ...
Gedung Putih kecam serangan London Bridge
Sabtu, 30 November 2019 - 11:28 WIB
Gedung Putih mengecam serangan yang berlangsung di area London Bridge pada Jumat dan berjanji `mendu...
Rakyat Jerman rayakan 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin
Minggu, 10 November 2019 - 11:53 WIB
Rakyat Jerman merayakan 30 tahun jatuhnya Tembok Berlin yang sempat memisahkan negara menjadi Jerman...
Serangan siber serbu perusahaan Spanyol
Selasa, 05 November 2019 - 10:25 WIB
Serangan siber menyerbu perusahaan Spanyol termasuk radio Cadena SER, demikian Departemen Keamanan N...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)