Ike Edwin optimis pertemuan Jokowi-Prabowo beri harapan baru bagi seluruh rakyat
Elshinta
Sabtu, 13 Juli 2019 - 16:48 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ike Edwin optimis pertemuan Jokowi-Prabowo beri harapan baru bagi seluruh rakyat
Ike Edwin saat bertemu Bimbim Slank beberapa waktu lalu. Foto: Ist

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Momen bersejarah ini ramai diberitakan media. Perhatian rakyat Indonesia pun tertuju pada peristiwa pertemuan dua tokoh bangsa itu, pasca-Pilpres 2019.

Dalam momen tersebut, Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Joko Widodo yang ditetapkan sebagai calon presiden terpilih periode 2019-2024.

"Ada yang bertanya kenapa Pak Prabowo belum ucapkan selamat atas Pak Jokowi ditetapkan sebagai presiden, saya katakan saya ini walau bagaimanapun ada euweuh pakeuweuh, tata krama," kata Prabowo.

"Jadi kalau ucapkan selamat, maunya tatap muka, jadi saya ucapkan selamat," ujar Prabowo.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo itu juga menyita perhatian Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri, Irjen Pol Ike Edwin. Saat itu, Ike Edwin menonton televisi yang menayangkan langsung pertemuan Jokowi dan Prabowo.

Ike Edwin mengaku senang dan bahagia melihat kedua tokoh bangsa itu duduk berdampingan dalam suasana akrab dan hangat saat menikmati perjalanan dari Lebak Bulus menuju Senayan dengan moda transportasi umum MRT.

“Kita senang dan bahagia, karena kedua tokoh nasional ini akhirnya bertemu,” kata Ike Edwin.

Menurutnya, pertemuan Jokowi dan Prabowo yang berlangsung dalam suasana yang santun dan bertata krama mencerminkan budaya bangsa Indonesia.

“Beliau-beliau bertemu dalam suasana gembira. Artinya, ini memberi harapan untuk kita semua rakyat Indonesia. Mudah-mudahan ke depan bangsa kita ini bertambah baik lagi,” kata Ike Edwin, yang juga calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Selama ini Prabowo sering mengkritisi kelemahan pemerintahan Jokowi, terutama terkait banyaknya kebocoran anggaran dan lemahnya upaya pemberantasan korupsi. Dengan pertemuan Jokowi dan Prabowo, Ike Edwin berharap terjalin sinergitas pemikiran antar kedua tokoh tersebut, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi.

Secara umum, menurut Ike Edwin, upaya pemberantasan korupsi saat ini sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa masih banyak kelemahan yang perlu diperbaiki dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia, terutama yang menyangkut upaya pencegahan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Mudah-mudahan ke depan kita bikin yang lebih baik lagi. Pemerintahan yang sekarang juga sudah baik. Mudah-mudahan ke depan negara ini lebih baik di bawah kepemimpinan Pak Jokowi,” tutur mantan Dirtipikor Mabes Polri yang mengungkap kasus korupsi pajak Gayus Tambunan ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prabowo ingin Indonesia kembali ke UUD 1945 asli
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 13:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan partainya ingin agar Ind...
KPK harap menteri kabinet berikutnya miliki rekam jejak baik
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengharapkan menteri-menteri...
Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:03 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan sebagai partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) sudah menggelar Kongres V...
Polres Langkat siapkan 317 personel untuk amankan Pilkades serentak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat, Sumatera Utara, menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pe...
Projo: Wacana Pilpres oleh MPR bentuk perampasan kedaulatan rakyat
Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Wacana mengenai kemungkinan Pilpres akan kembali dilakukan oleh MPR mendapat penolak...
Mendagri tegaskan Pilres tetap secara langsung
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan Pemilihan presiden (Pilpres...
Jokowi tegaskan 55 persen kabinet dari profesional
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan dirinya terus mematangkan rencana komposisi kabinet...
Raih suara terbanyak di Papua, Partai Nasdem sampaikan terima kasih
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:24 WIB
Elshinta.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Papua menyampaikan ucapan terim...
Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Terkait pertemuan Jokowi - Prabowo pada 13 Juli 2019 lalu di MRT mengakhiri semua po...
DPRD Sumbar Periode 2019-2024 didominasi wajah Baru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan calon terpilih anggo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once