Konsep Sharoushi Jepang akan diterapkan di Indonesia
Elshinta
Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:28 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Konsep Sharoushi Jepang akan diterapkan di Indonesia
JKN. Sumber foto: https://bit.ly/2SdCO1Q

Elshinta.com - Kepala Cabang (Kacab) BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Teguh Setiawan menyatakan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya rencana harmonisasi dan kolaborasi keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan dan kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Apalagi menurutnya, ini merupakan program dari Dewan Jamian Sosial Nasional (SJSN) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam rangka untuk memberdayakan agen Perisai dan kader JKN. Dimana di Indonesia saat ini sudah dikembangkan keagenan Perisai untuk BPJS Ketenagakerjaan dan kader JKN untuk BPJS Kesehatan.

Tujuan ke depannya adalah bagaimana konsep Sharoushi yang di Jepang sebagai konsep keagenan yang lebih memadai itu dapat diterapkan di Indonesia. Caranya dengan mengkolaborasikan agen-agen Perisai BPJSTK dengan kader-kader JKN di BPJS Kesehatan. Dalam rangka untuk saling sinergi dan bekerjasama memperluas cakupan layanan jaminan sosial nasional.

Saat ini, jaminan sosial nasional ada empat program dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan dan satu program dikelola oleh BPJS Kesehatan.”Jadi ini akan disinergikan pola sistem jaminan sosial nasional melalui sistem keagenan Perisai dan kader JKN untuk menuju konsep Sharoushi nantinya,” terang Teguh Setiawan.

Ia mengungkapkan, akan mendukung sepenuhnya rencana kolaborasi ini, karena dengan konsep Sharoushi yang memang ini sudah diinisiasi oleh DSJN dan akan dikeluarkan peraturannya. Nanti ada kebijakan yang akan dikeluarkan, itu akan membantu percepatan cakupan SJSN di Indonesia, baik kesehatan maupun ketenagakerjaan.

“Harapan saya dengan akan diharmonisasikan keagenan Perisai dan kader JKN ini, maka agen perisai dan kader JKN itu harus mampu meningkatkan kemampuan dirinya, kemampuan pemahamannya tentang program jaminan sosial nasional,” tambahnya, demikian InfoPublik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ahli: Usia 40 tahun sebaiknya periksa kondisi jantung 
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Ahli jantung Dr. Dyana Dyana Sarvasti dr., SpJP (K) mengatakan jika seseorang yang s...
 Cegah peredaran narkoba, Polres Kudus-PO Bus tes urine supir
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:48 WIB
Elshinta.com - Tim Satuan Reserse Narkoba bersama Urdokkes Polres Kudus  Jawa Tengah menggelar ins...
RSUI bertekad jadi rujukan internasional
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) resmi membuka layanan canggih kateterisasi...
Dinkes Kota Pekanbaru mulai kekurangan stok masker
Selasa, 13 Agustus 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengajukan sebanyak 210.000 masker tambahan ke Dinas K...
Dinkes pastikan stok obat cukup untuk tangani pasien ISPA di Pekanbaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Riau memastikan stok obat bagi pasien Infeks...
Turunkan kolesterol saat Idul Adha dengan konsumsi ini
Minggu, 11 Agustus 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Hari Raya Idul Adha sangat identik dengan mengonsumsi daging kurban yang be...
Ingin berhenti merokok? berikut tipsnya
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Setiap orang tentu tahu efek buruk merokok bagi kesehatan. Merokok bukan ha...
Jemaah haji diharap siapkan stamina fisik hadapi Armuzna
Jumat, 09 Agustus 2019 - 07:08 WIB
Elshinta.com - Menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Menteri Ag...
Jemaah calhaj diimbau jaga keseimbangan ibadah dan istirahat
Jumat, 02 Agustus 2019 - 09:54 WIB
Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengimbau jemaah calon haji Indonesia agar senantiasa ...
BNN sebut ganja tidak sebabkan meninggal tapi bodoh
Rabu, 31 Juli 2019 - 23:14 WIB
Elshinta.com - Seseorang pengguna ganja tidak serta-merta meregang nyawa ketika menyalahgunakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once