Kiri Kanan
Polisi: Kasus penggelapan mobil Pablo Benua masih berlanjut
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 17:37 WIB |
Polisi: Kasus penggelapan mobil Pablo Benua masih berlanjut
Pablo Benua. Sumber Foto: https://bit.ly/2LhHMu0

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyatakan kasus penggelapan mobil atas terlapor Pablo Benua hingga saat ini masih berlanjut.

"Masih, masih lanjut, tapi statusnya masih jadi saksi," kata Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung saat dihubungi di Jakarta, Jumat (12/7).

Meski sebelumnya disebutkan Pablo terjerat penggelapan mobil dengan jumlah diduga hingga puluhan unit, Sapta mengatakan laporan yang masuk padanya baru dua unit mobil dengan pelapor adalah perusahaan pembiayaan kredit mobil. "Ada dua mobil ya, laporannya dari finance," ujar Sapta.

Dalam kasus yang dilaporkan pada 26 Februari 2018 tersebut, kata Sapta, Pablo sudah dipanggil sebanyak dua kali, namun yang bersangkutan terus mangkir dengan berbagai alasan. "Terakhir di panggilan kedua dia bilang sakit dan ada surat dokternya, makannya kita tunggu dulu," ucapnya, seperti dikutip Antara.

Bahkan, kata Sapta, dia merasa kaget pasalnya Pablo bisa memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait kasus "ikan asin". "Saya juga kaget pas ada panggilan di Krimsus (kasus ikan asin), dia bisa hadir tapi panggilan kita kok tidak bisa, nanti kita koordinasi dengan penyidik lah. Bisa bareng jalan kasusnya," kata Sapta.

Terkait dengan ditemukannya puluhan STNK saat penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah rumah Pablo dan istrinya Rey Utami di Bogor, Jawa Barat, untuk kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin", Sapta mengaku pihaknya belum bisa memastikan apakah termasuk kendaraan yang digelapkan atau tidak.

"Kita belum tahu, kita gak ikut geledah. Saya rasa kalau gak ada kaitannya di Krimsus, mungkin akan dikembalikan atau tidak dibawa saya gak tahu juga, nanti kita koordinasi," ucap Sapta.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan bahwa selain kasus "ikan asin" Pablo Benua juga terjerat kasus penggelapan dan penipuan kendaraan yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya serta kasus pencucian uang yang ditangani Bareskrim Mabes Polri.

Dari informasi yang beredar, kasus penggelapan kendaraan yang dilaporkan pada tahun 2018 di Mapolda Metro Jaya tersebut, telah memakan korban hingga beberapa orang masyarakat. "Laporan masyarakat perorangan belum ada," ujar Sapta.

Pablo Benua saat ini tengah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin" yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq, bersama dengan istrinya, Rey Utami, dan Galih Ginanjar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dirut Petrokimia Gresik merasa dikait-kaitkan di kasus Bowo Sidik
Jumat, 22 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi merasa dikait-kaitkan dalam ...
Ditemukan sabu di laci meja tugas Kapolsek Kebayoran Baru, jabatan langsung dicopot
Jumat, 22 November 2019 - 12:23 WIB
Elshinta.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mencopot Kapolsek Kebayora...
KPK panggil tiga saksi kasus suap perizinan dan properti Cirebon
Jumat, 22 November 2019 - 12:04 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan kasus suap t...
KPK panggil Direktur Bisnis PT INTI kasus suap Baggage Handling System
Jumat, 22 November 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (22/11) memanggil Direktur Bisnis PT In...
Persempit ruang kejahatan, Polresta Tangerang cek seluruh pendatang
Kamis, 21 November 2019 - 14:16 WIB
Elshinta.com - Guna mempersempit ruang gerak tindak kejahatan dan aksi terorisme, Kapolres...
Dishub DKI ungkap dua pola penindakan pelanggar jalur sepeda
Kamis, 21 November 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan sedikitny...
Kapolri nyatakan Polri telah bekerja maksimal selidiki kasus Novel Baswedan
Kamis, 21 November 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menyatakan bahwa Polri telah bekerja sec...
KPK surati Interpol cari Sjamsul dan Itjih Nursalim lewat `red notice`
Kamis, 21 November 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat kepada National ...
Tak berhak miliki tanah, mahasiswa UGM gugat UU Keistimewaan Yogyakarta ke MK
Rabu, 20 November 2019 - 12:37 WIB
Elshinta.com - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM), Felix Juanardo Winat...
Ade Armando penuhi panggilan Polda Metro terkait meme Anies Baswedan
Rabu, 20 November 2019 - 11:57 WIB
Elshinta.com - Akademisi Ade Armando memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)