Aku anak disabilitas, aku punya asa dan prestasi tanpa batas
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 17:26 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Aku anak disabilitas, aku punya asa dan prestasi tanpa batas
Foto: Fitri Agustina/Radio Elshinta

Elshinta.com - `Aku sering ditolak ojek online ketika aku ingin ke sekolah. Aku juga sering jatuh ketika naik Transjakarta saat ingin bermain ke rumah teman,` begitulah curhatan Asyaffa Nur Julia yang merupakan anak penyandang disabilitas fisik. Namun, dibalik keterbatasan yang dimiliki, ia juga memiliki segudang prestasi. 

Asyaffa merupakan Juara 1 Penyaji Terbaik kategori Disabilitas Fisik pada kompetisi “Suara Anak Disabilitas: Dengarkanlah Curhatan Kami” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Ia juga punya mimpi agar anak Indonesia bebas berkarya, termasuk dirinya yang memiliki hobi menggambar dan menulis puisi, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fitri Agustina, Jumat (12/7).

“Kita semua harus paham betul bahwa anak kita, para anak penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai suatu keterbatasan fungsi, misal tidak dapat melihat atau mendengar, tetapi sebagai sebuah interaksi antara keterbatasan fungsi dan lingkungannya. Kita semua telah melihat dan terbukti bahwa mereka juga bisa berprestasi dan punya keahlian khusus dibidangnya masing-masing. Mereka harus mendapatkan hak  yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan berpartisipasi,” ungkap Menteri PPPA, Yohana Yembise saat berperan sebagai Kepala Sekolah dalam teater musikal bersama dengan para anak penyandang disabilitas dalam acara Harmoni Suara Anak Disabilitas di Palembang, Sumatera Selatan.

Teater musikal tersebut bercerita tentang sebuah sekolah yang menggabungkan murid penyandang disabilitas dan murid non disabilitas. Namun, keduanya bisa bergaul dan belajar bersama dengan harmonis. Anak-anak penyandang disabilitas juga dengan gembira menampilkan keahliannya, di antaranya permainan musik band, tarian, biola, puisi, dan pantomim.

“Saya sangat kagum dengan orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas. Bapak dan Ibu harus berbangga memiliki anugerah spesial dari Tuhan. Tidak ada yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Orang tua maupun masyarakat harus melihat potensi yang dimiliki anak tersebut, bukan keterbatasannya. Mereka perlu mendapat dorongan, tuntunan, dan praktek langsung secara bertahap. Dengan begitu, bakat dan kemampuan anak akan berkembang dan menjadi generasi emas Indonesia,” pesan Menteri Yohana kepada para orang tua dan pendamping anak penyandang disabilitas.

Menteri Yohana juga memberikan penghargaan kepada para penyaji terbaik Suara Anak Disabilitas: Dengarkanlah Curhatan Kami. Kompetisi tersebut telah diselenggarakan sejak April - Juni 2019. Dalam kesempatan tersebut juga diluncurkan Buku Suara Anak Penyandang Disabilitas yang merupakan kumpulan naskah dari curhatan para penyaji terbaik kompetisi Suara Anak Disabilitas. 

Berikut para penyaji terbaik Suara Anak Disabilitas: Dengarkanlah Curhatan Kami:

Penyaji Terbaik Disabilitas Fisik:

  1.  Asyaffa Nur Julia dari Palmerah, DKI Jakarta.
  2.  Ataraka Abanaya dari Jawa Barat.
  3. Novia Kusuma Anggraini dari Bandar Lampung, Lampung.

Penyaji Terbaik Disabilitas Tuna Netra: 

  1. Putri Theresia Giawa dari Sumatera Utara.
  2. Viqhli Alif Nur Restu Wardhana dari Balikpapan.
  3. Wahyu Eko Prasetyo dari Banyuwangi, Jawa Timur.

Penyaji Terbaik Disabilitas Tuna Rungu: 

  1.  Hilma Faula Ni’matur Rachman dari Sukamulya, Bandung.
  2.  Revara Alya Almasya dari DKI Jakarta.
  3.  Mutiara Ilmi Rana dari Bandung.

Penyaji Terbaik Disabilitas Mental, Intelektual, Ganda / Multi: 

  1. Afra Nada Adistia dari Bekasi.
  2. Dewi dari Bandung, Jawa Barat.
  3. Sulis Sawaliyah dari Bandung, Jawa Barat.
  4. Faiza Yustiandari dari Ragunan, DKI Jakarta.
  5. Delvin Delvino dari Palembang, Sumatera Selatan.
  6. Aryo Panembahan Notowijoyo dari Samarinda, Kalimantan Timur.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pesan Pemerintah disampaikan melalui kesenian tradisional
Sabtu, 20 Juli 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Kesenian tradisional yang berakar dari kehidupan masyarakat, digunakan seba...
Tiga aktivitas utama jemaah di Tanah Suci
Jumat, 19 Juli 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Jemaah calon haji mulai berdatangan di Tanah Suci. Pengendali Teknis Bina I...
Kedatangan jemaah haji gelombang kedua dimulai 20 Juli
Jumat, 19 Juli 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Jemaah haji gelombang kedua akan mulai memasuki Arab Saudi, Sabtu (20/7) be...
Kemenperin akui Indonesia dihadapkan masalah kompetensi SDM
Jumat, 19 Juli 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindus...
Aspers Panglima TNI melepas keberangkatan 294 jemaah calon haji
Kamis, 18 Juli 2019 - 23:12 WIB
Elshinta.com - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi mewakili Panglim...
Bocah delapan tahun sumbangkan tabungannya untuk Palestina
Kamis, 18 Juli 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Icik bocah berusia delapan tahun nama yang akrab disapa. Nama lengkapnya Gania Y...
Tidore sukses tuan rumah pertemuan internasional GMNC IX dan siap songsong Sail Tidore 2021
Kamis, 18 Juli 2019 - 13:20 WIB
Elshinta.com - Indonesia kembali mendapatkan kehormatan dunia internasional dan dipercaya ...
Kemendikbud usulkan Mohammad Tabrani sebagai pahlawan nasional
Kamis, 18 Juli 2019 - 11:53 WIB
Elshinta.com - Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudaya...
DJP Bengkulu-Lampung raih penghargaan Kanwil terbaik
Rabu, 17 Juli 2019 - 19:01 WIB
Elshinta.com - Penetapan Hari Pajak Nasional resmi diperingati setiap 14 Juli, sesuai deng...
Kemensos akan bangun rumah untuk komunitas adat
Senin, 15 Juli 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Kementerian Sosial akan membangun 39 rumah untuk Komunitas Adat Terpencil (...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once