Kemenkeu: Cukai kantong plastik bukan untuk naikkan penerimaan negara
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 16:18 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kemenkeu: Cukai kantong plastik bukan untuk naikkan penerimaan negara
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2xITWmP

Elshinta.com - Potensi penerimaan yang diperoleh pemerintah dari pengenaan cukai pada kantong plastik sebesar Rp500 miliar, merujuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

"Jadi kalau kita lihat kemarin di APBN 2019 sebenarnya proyeksi penerimaan cukai kantong plastik Rp500 miliar," ujar Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nasrudin Joko Surjono di Jakarta, Jumat (12/7).

Nasrudin mengatakan angka tersebut tergolong sangat kecil bila dibandingkan dengan penerimaan cukai keseluruhan yang mencapai Rp150 triliun.

Namun demikian, Nasrudin menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi kendala, karena tujuan Pemerintah menerapkan cukai pada kantong plastik bukan berorientasi pada penerimaan, melainkan kepada pengendalian peredaran kantong plastik.

"Ini sebagai kontribusi bahwa dari sisi Kementerian Keuangan, bukan dalam sisi untuk menaikkan penerimaan, tetapi sebagai instrumen untuk mengendalikan kantong plastik," ujar Nasrudin, seperti dikutip Antara.

Nasrudin mengatakan selama ini kantong plastik tidak memiliki nilai berarti di pasaran, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh benda tersebut secara cuma-cuma.

Dengan adanya pengenaan cukai tersebut, secara otomatis nilai kantong plastik akan naik. Hal itu diharapkan dapat menjadi salah satu solusi yang membuat masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik.

Dia melanjutkan penerimaan yang nantinya didapat pemerintah dari cukai kantong plastik itu akan dialokasikan untuk pengelolaan kebijakan berbasis lingkungan lainnya, seperti pengelolaan sampah.

Hal tersebut saat ini masih dalam proses pembahasaan dengan instansi-instansi terkait agar penerapannya dapat berjalan secara berkesinambungan. "Jadi kami tekankan sekali lagi kita bukan untuk mencari revenue, tapi ini sebagai instrumen untuk pengendalian produksi plastik kita yang makin besar produksinya setiap tahun," ujar Nasrudin.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Caleg DPRD DKI terpilih harus konsisten perjuangkan aspirasi warga Jakarta
Minggu, 21 Juli 2019 - 08:43 WIB
Elshinta.com - Para caleg terpilih yang melenggang ke parlemen, khususnya DPRD DKI Jakarta diha...
Inisiator #2022GantiGabener kritik Anies soal bambu getah getih
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Inisator gerakan #2022GantiGabener, Haidar Alwi memberikan kritik kepada Gu...
Sekda Provinsi DKI Jakarta hadiri Lebaran Betawi 2019
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menghadiri Zikir,...
Anies paparkan hasil kunjungan ke luar negeri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan paparan mengenai kunjungan...
Anies sebut `Getah Getih` awalnya untuk enam bulan
Jumat, 19 Juli 2019 - 21:08 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi bambu `Getah Getih` yang ...
Hujan lokal diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Jakarta
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lo...
Instalasi bambu `Getih Getah` di Bundaran HI kenapa dibongkar ?
Kamis, 18 Juli 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Instalasi bambu `Getih Getah` yang dipasang di sekitar Bundaran Hotel Indon...
Jakarta ingin jalur baru lomba lari internasional
Kamis, 18 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta sedang mempertimbangkan pem...
BMKG prakirakan Jakarta cerah berawan sepanjang Kamis
Kamis, 18 Juli 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah ...
Akademisi angkat bicara soal `perseteruan`Kemenkumham-Pemkot Tangerang
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Adanya jarak dan komunikasi yang tersendat dianggap menjadi akar permasalahan an...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once