Wapres: Studi banding tidak harus ke luar negeri
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 14:54 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Wapres: Studi banding tidak harus ke luar negeri
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sumber Foto: https://bit.ly/30uyG0l

Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan seluruh kepala daerah untuk tidak selalu studi banding ke luar negeri, melainkan bisa belajar dari keberhasilan daerah lain dalam mengembangkan pemerintahan.

"Kalau Surabaya bersih atau Tangerang baik, ya studi banding ke situ. Jadi studi banding nanti ke kota-kota lain, misalnya ke Surabaya atau Tangerang. Jangan hanya studi banding ke Singapura, ke Tokyo, tapi juga melaksanakannya dengan baik," kata Wapres Jusuf Kalla dalam pembukaan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (12/7).

Menurut Jusuf Kalla (JK), keberhasilan suatu daerah atau negara dalam mengembangkan teknologi di sistem pemerintahannya sebenarnya tidak murni dari hasil pemikiran para pemimpinnya.

Inovasi yang diterapkan di kota atau negara pintar sebenarnya merupakan tiruan dari keberhasilan daerah lain, yang kemudian dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

"Jepang tidak pintar-pintar amat, tapi mereka pintarnya meniru dari Amerika sehingga maju. Korea juga tidak cerdas amat, tapi mereka pintar meniru dari Jepang. Kalau China meniru seluruh dunia," kata JK, seperti dikutip Antara.

Artinya, lanjut JK, kecerdasan dan kemauan kepala daerah untuk menerapkan teknologi dalam layanan pemerintahan menjadi dasar untuk mewujudkan kota pintar atau "smart city".

Oleh karena itu, dengan pertemuan antarkepala daerah perlu dilakukan sebagai sarana saling bertukar pikiran dan teknologi dalam mengembangkan masyarakat dan daerahnya.

"Apa yang baik dilaksanakan di suatu daerah tentu dapat dikembangkan di kota lain, karena masyarakat kita makin maju dan makin menilai, media juga harus seperti itu, makin mudah, dan masyarakat juga makin cerdas menilai kotanya baik atau tidak," katanya.

Dengan menjadi kota pintar, maka secara otomatis daerah tersebut menjadi maju, karena apabila permasalahan di daerah dapat diselesaikan, investasi di daerah tersebut akan naik sehingga membawa kemajuan bagi masyarakatnya.

"Harapannya, kota yang cerdas itu sehat, artinya lingkungannya baik, lalu lintasnya baik, sampahnya teratur, pembangunannya baik, dan kemudian orang akan senang berusaha dan berbisnis di kota itu sehingga kota itu maju," kata JK.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Caleg DPRD DKI terpilih harus konsisten perjuangkan aspirasi warga Jakarta
Minggu, 21 Juli 2019 - 08:43 WIB
Elshinta.com - Para caleg terpilih yang melenggang ke parlemen, khususnya DPRD DKI Jakarta diha...
Inisiator #2022GantiGabener kritik Anies soal bambu getah getih
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Inisator gerakan #2022GantiGabener, Haidar Alwi memberikan kritik kepada Gu...
Sekda Provinsi DKI Jakarta hadiri Lebaran Betawi 2019
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah menghadiri Zikir,...
Anies paparkan hasil kunjungan ke luar negeri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:58 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan paparan mengenai kunjungan...
Anies sebut `Getah Getih` awalnya untuk enam bulan
Jumat, 19 Juli 2019 - 21:08 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi bambu `Getah Getih` yang ...
Hujan lokal diprakirakan terjadi di beberapa wilayah Jakarta
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lo...
Instalasi bambu `Getih Getah` di Bundaran HI kenapa dibongkar ?
Kamis, 18 Juli 2019 - 16:12 WIB
Elshinta.com - Instalasi bambu `Getih Getah` yang dipasang di sekitar Bundaran Hotel Indon...
Jakarta ingin jalur baru lomba lari internasional
Kamis, 18 Juli 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta sedang mempertimbangkan pem...
BMKG prakirakan Jakarta cerah berawan sepanjang Kamis
Kamis, 18 Juli 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah ...
Akademisi angkat bicara soal `perseteruan`Kemenkumham-Pemkot Tangerang
Rabu, 17 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Adanya jarak dan komunikasi yang tersendat dianggap menjadi akar permasalahan an...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once