Antisipasi penyakit antraks pada ternak jelang Idul Adha
Elshinta
Jumat, 12 Juli 2019 - 10:52 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Antisipasi penyakit antraks pada ternak jelang Idul Adha
Kementerian Pertanian mengantisipasi kemungkinan timbulnya kasus penyakit antraks pada hewan ternak atau kurban. Sumber foto: https://bit.ly/32mT59t

Elshinta.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mengantisipasi dan mengimbau masyarakat tentang kemungkinan timbulnya kasus penyakit antraks pada hewan ternak atau kurban.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), I Ketut Diarmita menjelaskan, penyakit hewan yang disebabkan bakteri ini bisa menyerang hewan seperti sapi, kerbau, dan kambing/domba, namun bisa juga ditularkan ke manusia (zoonosis) melalui kontak dengan hewan tertular atau benda/lingkungan yang sudah dicemari agen penyakit.

"Walaupun berbahaya, penyakit antraks di daerah tertular bisa dicegah dengan vaksinasi yang disediakan pemerintah," kata Ketut, di Jakarta, Kamis (11/7).

Seperti dikutip Antara, Ketut mengatakan, beberapa provinsi di Indonesia memang tercatat pernah melaporkan kasus antraks, namun dengan program pengendalian yang ada, kasus tersebut sifatnya sporadis dan dapat segera terkendali, sehingga kerugian peternak dapat diminimalisasi dan ancaman kesehatan masyarakat bisa ditekan.

Sesuai dengan standar Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) dalam penanganan wabah antraks, jika di suatu wilayah dalam waktu 20 hari tidak ada kematian, antraks dapat dinyatakan terkendali, sehingga lalu lintas dan perdagangan hewan rentan dapat dilakukan sepanjang hewan tidak berasal dari wilayah yang sedang wabah.

Terkait lalu lintas dan perdagangan hewan rentan, Ketut menegaskan, hewan ternak juga harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan hasil uji laboratorium.

Ketut meminta agar masyarakat melaporkan hewan yang menunjukkan gejala sakit atau ternak yang mati mendadak kepada petugas kesehatan hewan serta melarang pemotongan hewan yang sakit atau yang menunjukkan gejala klinis antraks.

Kementan juga telah meminta dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk segera melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Kegiatan pemeriksaan dilakukan, baik di tempat penampungan maupun pemasaran hewan. Selain itu juga dilakukan pengawasan pelaksanaan dan jadwal vaksinasi antraks, sosialisasi dan bimbingan teknis kepada petugas dan panitia pelaksana kurban, serta pemeriksaan teknis pada hewan sebelum dan setelah pemotongan saat pelaksanaan kurban. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hilang 21 tahun, WNI asal Cirebon akhirnya ditemukan
Sabtu, 20 Juli 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Riyadh berhasil menemukan dan menyelamatkan War...
Botol berisi catatan 50 tahun lalu ditemukan bocah saat memancing ikan
Sabtu, 20 Juli 2019 - 04:12 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesan yang diyakini telah ditulis oleh seorang anak Inggris 50 tahun sila...
Aksi Juan cium buaya liar untuk hibur wisatawan
Sabtu, 20 Juli 2019 - 03:13 WIB
Elshinta.com - Jangan ditiru aksi Juan Cerdas jika tak biasa atau memiliki keahlian. Bagaimana ...
Saat cukur rambut, pria ini ditikam orang tak dikenal 
Sabtu, 20 Juli 2019 - 02:11 WIB
Elshinta.com - Seorang pria yang tengah memangkas rambutnya di sebuat barber shop di New York, ...
Ajang balap mobil jalanan berujung petaka 
Sabtu, 20 Juli 2019 - 01:14 WIB
Elshinta.com - Tujuh belas orang terluka dan beberapa di antaranya mengalami luka serius, ...
Bom meledak dekat Universitas Kabul, 8 orang tewas
Sabtu, 20 Juli 2019 - 00:12 WIB
Elshinta.com - Sedikitnya delapan orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka pada Juma...
Makanan jemaah diperiksa dua kali, demi kelayakan
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pengawasan katering untuk jemaah calon haji dilakukan secara ketat untuk menjami...
Jemaah calon haji diharapkan kenali tiga terminal di sekitar Masjidil Haram
Jumat, 19 Juli 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Jemaah calon haji asal Indonesia diimbau untuk mengenali tiga terminal di sekita...
Emas terus meningkat di tengah melemahnya dolar AS dan ketegangan Teluk
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:34 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang k...
Dolar AS melemah tertekan data ekonomi suram
Jumat, 19 Juli 2019 - 08:05 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar Amerika Serikat melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lai...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once