Masyarakat Adat Ternate kunjungi Bokiratu Nitabudhi Susanti, Permaisuri Sultan Ternate Mudaffar Sjah-1
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 22:06 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Masyarakat Adat Ternate kunjungi Bokiratu Nitabudhi Susanti, Permaisuri Sultan Ternate Mudaffar Sjah-1
Sumber foto: Istimewa

Elshinta.com - Malam bergerak larut. Tapi ruang tamu yang lapang kediaman Bokiratu atau lengkapnya Bokiratu Nitabudhi Susanti, masih riuh di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, Rabu (10/7) malam.

Para pejabat Kasultanan Ternate, meriung mendengar sabda Permaisuri Sultan Ternate, Almarhum Mudaffar Sjah. Terlihat, ada Ilyas Bayau yang merupakan Tulilamo atau Sekretaris Kesultanan Ternate. Ada pula, Syarif Tabaika yang dikenal sebagai Kapita Soa Talangam atau kapita perang di wilayah Talangam. Juga sejumlah masyarakat adat Ternate.

Mereka datang ke Jakarta, karena mengetahui Bokiratu, menggelar hajatan menikahkan putrinya,  Nesya Fitri Hanindhiya yang disunting M Faisal Suhaeli Kalla, salah seorang keponakan Wakil Presiden Jusuf Kall. Demi mengikuti upacara pernikahan yang digelar pada 7 Juli lalu, masyarakat adat ternate berduyun-duyun ke Jakarta. “Kami naik kapal dari Ternate, perjalanan selama lima hari dan sampai di Tanjung Priok tanggal 6 Juli. Kami sengaja datang, karena kecintaan pada permaisuri Sulten Ternate,” kata Ilyas Bayau, seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Ilyas yang masuk tokoh adat Ternate tidak sendirian. Ia diiringkan lebih dari 40 orang masyarakat adat yang semua berangkat dengan kemauan sendiri. “Kami berangkat dengan uang sendiri, satu orang 600 ribu harga tiket kapalnya. Ada yang hanya bisa beli tiket tanpa tempat duduk, jadi kalau malam ya tidurnya di mana  saja,” tambahnya.

Penghormatan Ilyas Bayau dan masyarakat adat Ternate, kepada Bokiratu, sepertinya memang tidak dibuat-buat. Tadi malam, semua terlihat nyata, bagaimana Bokiratu begitu dihormati, bahkan dengan cara yang sangat khusuk. 
Di tengah reriungan, Ilyas Bayau yang memang sedang kurang sehat, batuk-batuk. Tidak lama, ia mengambil segelas air, lalu dimintakan doa kepada ratu yang segera menerima cangkir lalu, meniup beberapa kali sambil membacakan doa-doa. “Ya saya percaya, air yang sudah dibacakan doa oleh Boki, akan menjadi cara untuk sembuh,” kata Ilyas.

Mendengar pengakuan itu, Bokiratu hanya tersenyum tipis. Ia menyimak saja setiap cerita yang disampaikan masyarakat adat Ternate. Wanita cantik kelahiran 7 Juli 1968 memang lebih banyak diam.  “Ya banyak cerita seperti itu saya alami. Pernah dulu, saya naik gunung pulang-pergi. Lalu, setelah sampai di bawah, kedua kaki saya tidak bisa digerakkan. Saya berusaha meminta air doa dari Bokiratu, alhamdulillah, menjadi lebih enteng,” kenang Ilyas Bayau.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jelang pelantikan presiden, puluhan mobil VVIP disiapkan untuk tamu negara
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 09:29 WIB
Elshinta.com - Sekretariat Presiden telah menyiapkan mobil VVIP untuk tamu negara setingka...
Darmin: Harga komoditas jadi tantangan awal menjabat Menko
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 06:50 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan persoala...
Kawal pelantikan presiden Polres Jaksel kerahkan 1.000 personel
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan 1.000 orang personel untuk mengawal dan...
Gelar Gladi Kotor pelantikan, Sekjen MPR: Sudah maksimal semua
Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:51 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal MPR Ma`ruf Cahyono mengungkapkan Gladi Kotor prosesi pelantikan P...
Tjahjo Kumolo ingatkan menteri baru tak boleh punya visi-misi sendiri
Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:29 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan para menteri baru yang akan membantu ...
Bekasi tiadakan HBKB saat pelantikan Presiden
Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu (2...
Pemkab Bekasi minta LRT diperpanjang hingga Cikarang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta pengoperasian kereta api ringan (Lintas Rel Terpa...
Upah minimum di DIY masih rendah, buruh desak DPRD tak diam
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Sejumlah aktivis buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Daerah Istimewa Yog...
GMNI Medan ajak masyarakat jaga kondusifitas saat pelantikan Presiden
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:33 WIB
Elshinta.com - Ketua DPC GMNI Kota Medan, Samuel Gurusinga mengajak seluruh masyarakat Kota Medan un...
Sekjen MPR bantah persiapkan paranormal untuk gladi bersih pelantikan Presiden
Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:21 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal MPR, Ma`ruf Cahyono mengatakan tidak pernah mempersiapkan paranor...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV