Kiri Kanan
Soal Pelabuhan Marunda, Komisi V: Negara akan rugi jika pelayanan kepelabuhan berhenti
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 20:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Soal Pelabuhan Marunda, Komisi V: Negara akan rugi jika pelayanan kepelabuhan berhenti
Pelabuhan Tanjung Marunda. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, terus berlanjut untuk menghindarkan kerugian negara. 

Anggota Komisi V DPR Yoseph Umar Hadi mengatakan, Pelabuhan Marunda merupakan bagian dari proyek strategis yang harus berlanjut dan perlu didukung pemerintah. 

"Kenapa dulu itu dibangun, tentu ada suatu pertimbangan, semakin padatnya Tanjung Priok sehingga negara melalui Kemenhub mengusulkan untuk dibangun Pelabuhan Marunda," ujar Yoseph saat dihubungi, Jakarta, Rabu (11/7/2019).

Yoseph berharap konflik yang terjadi di internal pemegang saham antara PT Kawasan Berikat Nasional (KBN) dan PT Karya Citra Nusantara (KCN) dapat diselesaikan secara baik agar tidak terjadi kerugian. 

"Saya kira harus diambil kebijakan yang lebih tinggi untuk menyelesaikan sengketa ini karena kalau dibilang rugi, negara juga rugi. Potensial lostnya cukup besar, seharusnya sudah menghasilkan keuntungan jadi sekarang kan belum," tutur Yoseph seperti dilaporkan Reporter elshinta, Bayu Istiqlal.

Ia menilai, tidak ada salahnya jika pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN untuk ikut tangan mengatasi persoalan antara perusahaan pelat merah dan swasta. 

"Saya kira untuk kepentingan yang lebih besar, kita tetap menghormati hukum tapi penyelesaian secara musyawarah perlu dilakukan. Perlu menjadi perhatian pemegang saham, jangan biarkan terlalu berlarut-larut," paparnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nilai ekonomi syariah Indonesia tembus 80 persen dari PDB
Selasa, 12 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan nilai ekonomi In...
Ekonomi kita tumbuh 5 persen, Jokowi: Jangan kufur nikmat
Selasa, 12 November 2019 - 07:55 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, ancaman situasi ekonomi global yang tak me...
Reformasi birokrasi, Presiden: PANRB akan pangkas Eselon IV di setiap kementerian
Selasa, 12 November 2019 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan b...
DPR dorong percepatan pembangunan dan ekonomi di Aceh
Selasa, 12 November 2019 - 07:08 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Teuku Riefky H...
Presiden minta UMKM ikut terlibat dalam proyek infrastruktur
Senin, 11 November 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meminta pengusaha lokal dan pelaku usaha mik...
Wujudkan Indonesia adil makmur, Wamenkeu minta pegawai bersinergi
Senin, 11 November 2019 - 20:02 WIB
Elshinta.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta kepada seluruh pegawai Kemen...
Perangkat daerah Kota Magelang diimbau hidangkan makanan tradisional setiap kegiatan
Senin, 11 November 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono mengimbau semua perangkat da...
Awal pekan, rupiah masih lanjut terkoreksi
Senin, 11 November 2019 - 12:04 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awa...
IHSG awal pekan dibuka melemah seiring koreksi bursa Asia
Senin, 11 November 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pek...
Kekhawatiran banjir kapal bekas gara-gara Permendag 76/2019 dinilai berlebihan
Minggu, 10 November 2019 - 21:43 WIB
Elshinta.com - Kekhawatiran pelaku usaha pelayaran nasional bahwa Peraturan Menteri Perdag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)