Jokdri ajukan pledoi ke majelis hakim
Elshinta
Kamis, 11 Juli 2019 - 21:08 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Jokdri ajukan pledoi ke majelis hakim
Terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepak bola, sekaligus mantan PLT Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri). Sumber foto: https://s.id/5KgCy

Elshinta.com - Terdakwa kasus penghilangan dan perusakan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepak bola, Joko Driyono (Jokdri) mengajukan pledoi (pembelaan) ke majelis hakim, Kamis (11/7).

Sidang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB, namun baru dimulai sekitar pukul 17.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengajuan pledoi ini merupakan langkah hukum lebih lanjut atas tuntutan yang telah dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan Kamis lalu (4/7).

Pledoi pertama telah dibacakan Jokdri secara pribadi, sedangkan pledoi kedua dibacakan kuasa hukum. Isi pledoi yang akan dibacakan kuasa hukum mantan Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI ini menjelaskan tentang fakta hukum bahwa Jokdri tidak terbukti melakukan perbuatan hukum sesuai dakwaan JPU.

Sedangkan untuk pledoi yang dibacakan Jokdri akan berisi pembelajaran terdakwa secara pribadi. Saat membacakan pledoi, Jokdri sempat mengatakan bahwa dirinya merasa dihakimi oleh publik dan media. “Ditengah proses penyelidikan perkara Persibara Banjarnegara saya telah dihakimi, bukan oleh pengadilan, tetapi saya telah diadili oleh syahwat-syahwat publik atas pemberitaan media yang seolah-olah menempatkan saya dalam posisi sebagai mafia bola dan mafia perebut skor,” ujar Jokdri, dikutip Antara.

Pada akhir pembacaan pembelaannya, Jokdri berharap majelis hakim dapat membukakan pintu keadilan untuknya dan membacakan arti dari surat Al-Maidah ayat delapan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti: Presiden harus lebih tegas terkait kasus Novel
Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute, Muhammad Aulia Y Guzasiah m...
Kasus dugaan suap Roll Royce Emirsyah Satar ternyata sudah lama dihentikan di Inggris
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Setelah lama tidak terdengar proses pemeriksaan yang dilaksanakan, tiba-tib...
Partai Berkarya tak lanjutkan gugatan  ke MK
Jumat, 19 Juli 2019 - 20:17 WIB
Elshinta.com - Dari empat gugatan partai politik di Kabupaten Subang ke Mahkamah Konstitusi (MK...
Manipulasi BPJS, Periode 2014-2018 satu rumah sakit di Medan rugikan negara Rp5 miliar
Jumat, 19 Juli 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara berhasil mengungkap penyimpangan pencair...
334 tersangka kerusuhan 21-22 Mei dilimpahkan ke Kejaksaan
Jumat, 19 Juli 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden ...
KPK sebut dalam penanganan perkara sesuai hukum acara
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengata...
Maqdir Ismail: Pernyataan KPK menghormati putusan MA dinilai hanya pemanis bibir
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa mereka menghormati Putu...
Kejari Jakpus tahan tersangka kasus penerbitan jaminan asuransi
Jumat, 19 Juli 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Jaksa Penuntut Umum  Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat mena...
Babak baru kasus Novel, TGPF rekomendasikan Polri bentuk tim teknis
Jumat, 19 Juli 2019 - 14:47 WIB
Elshinta.com - Polri akan menindaklanjuti hasil rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TG...
Rizal Ramli minta pimpinan KPK beresi kasus besar
Jumat, 19 Juli 2019 - 14:13 WIB
Elshinta.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Rizal Ra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once