OJK: Bunga pinjaman daring yang tinggi, itu bukan bunga
Elshinta
Rabu, 10 Juli 2019 - 06:27 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
OJK: Bunga pinjaman daring yang tinggi, itu bukan bunga
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2XOQWUL

Elshinta.com - Peminjaman uang daring kian diminati masyarakat karena kemudahannya, namun masalah bunga yang tinggi seringkali dipermasalahkan.

Staf Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian dan Pengembangan Financial Technology, Bintang Prabowo menjelaskan, perusahaan tekfin hanya menghubungkan pemberi dengan penerima pinjaman.

"Tekfin tidak bisa memberi pinjaman. Kalau ada yang memberi pinjaman, laporkan OJK, sudah pelanggaran," ujar Bintang di Jakarta, Selasa (9/7).

Oleh karena tidak bisa memberi pinjaman itu, maka Tekfin juga tidak bisa menentukan nilai bunga. "Berdasarkan POJK Nomor 77 tahun 2016, Tekfin hanya bisa menyarankan nilai bunga. Yang memutuskan berapa nilai bunga tetap para penggunanya. Yaitu pemberi dan peminjam," ujar Bintang, seperti dikutip Antara.

Terkait bunga yang tinggi, Bintang menjelaskan bahwa Tekfin sudah transparan menunjukkan biaya yang harus dikembalikan sebelum kredit diajukan. "Ketika saya pinjam Rp3.000.000 di Tekfin, itu langsung ditunjukkan di aplikasi saya harus kembalikan Rp3.400.000 dalam satu kali pinjaman, katakan tenornya itu satu bulan," ujar Bintang.

Bintang mengatakan kelebihan Rp400.000 itu adalah total biaya yang ditanggung perusahaan Tekfin dalam satu bulan, bukan bunga secara keseluruhan. "Bunganya itu bisa jadi sangat kecil, lalu apa yang buat jadi besar? Biaya operasional Tekfinnya juga," ujar Bintang.

Rincian biaya itu menurut Bintang, berbeda-beda setiap perusahaan, sebab di beberapa Tekfin juga ada biaya pendampingan.

"Tekfin itu kan butuh Sumber Daya Manusia (SDM) juga, saya yakin bunga yang diterima negara tidak sebesar itu, kita menyebut kelebihan itu bukan bunga tapi total biaya," ujar Bintang.

Menurut Bintang, SDM juga merupakan salah satu yang menyebabkan biaya operasional meningkat sebab perusahaan harus menggaji ahli IT, yang menurutnya jarang sekali digaji dengan Upah Minimum Provinsi.

Oleh karena itu, Bintang berpendapat, alangkah baiknya bila masalah "bunga" berbentuk total biaya yang tinggi itu diserahkan kepada masyarakat. "Kalau salah satu Tekfin ada yang menawarkan total biaya lebih kecil, masyarakat lambat laun akan melirik Tekfin itu kan? Tekfin yang lain lambat laun juga akan menurunkan biayanya juga. Kita pakai prinsip pasar terbuka saja," ujar Bintang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menko Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta ...
Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak ...
Pasar saham Aussie dibuka melonjak dengan keuntungan luas
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:09 WIB
Elshinta.com - Pasar saham Aussie melonjak pada awal perdagangan Senin pagi, dengan keuntungan lua...
Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona paruh bawah 106 yen
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:10 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 106 yen dalam transaksi awal di ...
Dana Desa 2020 fokus untuk pengembangan wisata
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:53 WIB
Elshinta.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putr...
Industri menolak penggabungan produksi rokok diterapkan
Jumat, 16 Agustus 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Industri menolak wacana penggabungan produksi rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan S...
Bekraf: Produk ekonomi kreatif dongrak daya tahan RI dari resesi
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menilai Indonesia menjadi salah...
Presiden Jokowi minta pemilik mal beri ruang strategis ‘brand’ lokal
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pasar Indonesia besar sekali, jangan ...
Peluang impor semakin besar dengan holding pembelian gula petani
Kamis, 15 Agustus 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Pembelian gula petani tangani holding dengan mitranya telah mematikan semangat petani...
Pemerintah akan bangun infrastruktur di 3 KEK
Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar sidang dewan nasional un...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)