Menhan: WNI simpatisan ISIS bisa pulang kalau insaf
Elshinta
Selasa, 09 Juli 2019 - 20:56 WIB |
Menhan: WNI simpatisan ISIS bisa pulang kalau insaf
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Sumber foto: https://bit.ly/2YHAJOb

Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyatakan ratusan warga negara Indonesia (WNI) simpatisan ISIS yang terjebak di Suriah bisa pulang ke Indonesia jika berjanji benar-benar insaf dan tidak lagi terlihat kelompok teroris tersebut.

"Janji dulu dong, janji dulu (baru dipulangkan). Kalau di sini mau ISIS lagi, tidak usah saja," kata Menhan di Jakarta, Selasa (9/7).

Dikutip Antara, Menhan menyebut, para WNI tersebut tidak hanya berjanji secara lisan saja, tetapi juga harus membuat pernyataan sumpah setia kepada Pancasila dan NKRI secara tertulis.

Kalau tanpa perjanjian serta persyaratan-persyaratan tersebut, lanjut dia, para simpatisan itu dikhawatirkan malah tetap menjadi bagian dari ISIS dan menyebarkan ajaran yamg berbahaya sekembalinya ke Indonesia. "Kalau melanjutkan perjuangan di sini, kan bahaya," ungkap Menhan.

Janji setia terhadap NKRI ini, lanjut Ryamizard, tidak dibuat dan dibacanya di Indonesia, tetapi saat sebelum pemulangan dari Suriah. "Kalau perlu kami yang datang ke situ, kita bangsa Indonesia berperikemanusiaan (akan memulangkannya).  Akan tetapi, janji dahulu, tidak berbulu macam-macam," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gubernur jamin keamanan mahasiswa Papua di Jateng
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjamin keamanan para mahasiswa Papua yang sed...
Kapolri: Papua adalah saudara kita sendiri
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa situasi di Manokwari, Papua Barat,...
Polda Sulsel kirim 300 personel Brimob bantu keamanan di Papua Barat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Sulsel, pada Senin (19/8) mala...
Wiranto sebut pernyataan negatif soal pelecehan bendera picu aksi di Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto men...
Wapres minta seluruh pihak tekan eskalasi ricuh Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:33 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meminta aparat Polri, TNI dan jajaran pemerint...
Polri: Unjuk rasa di Manokwari karena tidak terima isi video di medsos
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:54 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, massa yang mela...
MUI imbau masyarakat tak terpancing isu rasisme Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengimbau masy...
TNI-Polri berupaya kendalikan keamanan di Manokwari
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan pi...
Kapolri: Pelaku penyerangan Polsek Wonokromo lakukan `self radicalism`
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pelaku penyerangan terhadap anggota Polsek...
Kapolrestabes Surabaya perintahkan jajarannya perketat pengamanan
Senin, 19 Agustus 2019 - 12:45 WIB
Elshinta.com - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho memerintahkan jajarannya untuk lebih ber...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)