Menhan: Perangi teroris jadi dasar bangun kerja sama Indo-Pasifik
Elshinta
Senin, 08 Juli 2019 - 19:26 WIB |
Menhan: Perangi teroris jadi dasar bangun kerja sama Indo-Pasifik
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Sumber foto: https://bit.ly/2YFblZr

Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengajak negara-negara yang berada di ASEAN dan sebagian Asia menjadikan kesamaan karakteristik musuh, yakni terorisme sebagai peluang membangun kerja sama yang erat di kawasan Indo-Pasifik.

"Marilah kita bersama-sama mengatasi ancaman ini dan menjadikan ancaman bersama ini untuk membangun kerja sama kawasan demi membentuk peradaban dunia yang kuat," kata Menhan saat kegiatan IIDSS 2019 di Jakarta, Senin (8/7), dikutip Antara.

Ryamizard menjelaskan, karakteristik terorisme di negara-negara Indo-Pasifik memiliki kesamaan, berawal dari konflik domestik di Suriah dan meluas menjadi organisasi terorisme Negara Islam Irak Suriah. Ancaman teror tersebut meluas ke negara-negara Asean dan beberapa negara Asia dengan berbagai macam nama, seperti Daulah Islamiah.

Menhan mengatakan, keberadaan terorisme ini tentu sangat mengganggu dinamika keamanan negara-negara terdampak, oleh karena itulah kerjasama menciptakan rasa aman dan menangkal ancaman di kawasan Indo-Pasifik menurut dia sudah menjadi keharusan yang tidak dapat ditunda.

Apalagi saat ini, kata dia, Indo-Pasifik begitu diperhitungkan dunia karena 40 persen perekonomian global atau 5,8 triliun dolar AS bergulir di kawasan itu. "Saya sangat optimis harapan dan peluang (kerja sama) akan sangat besar daripada tantangan dan ancamannya," ujar Menhan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat: Ada kejanggalan isu referendum Papua, tangkap hukum berat aktor kerusuhan
Minggu, 25 Agustus 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Analis Politik Senior, Rahman Sabon Nama, mempertanyakan pernyataan pakar hukum tatan...
Balik kanan, Menko Polhukam-Panglima-Kapolri harap Papua Barat pulih
Jumat, 23 Agustus 2019 - 07:24 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ber...
Polri bersyukur tidak ada korban jiwa akibat rusuh di Papua
Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:00 WIB
Elshinta.com - Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polri bersyukur rusuh...
Menko Polhukam: Kondisi Papua aman terkendali
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:59 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan (Menko Polhukam...
Gubernur jamin keamanan mahasiswa Papua di Jateng
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjamin keamanan para mahasiswa Papua yang sed...
Kapolri: Papua adalah saudara kita sendiri
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa situasi di Manokwari, Papua Barat,...
Polda Sulsel kirim 300 personel Brimob bantu keamanan di Papua Barat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:04 WIB
Elshinta.com - Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Polda Sulsel, pada Senin (19/8) mala...
Wiranto sebut pernyataan negatif soal pelecehan bendera picu aksi di Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto men...
Wapres minta seluruh pihak tekan eskalasi ricuh Papua
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:33 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla meminta aparat Polri, TNI dan jajaran pemerint...
Polri: Unjuk rasa di Manokwari karena tidak terima isi video di medsos
Senin, 19 Agustus 2019 - 16:54 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, massa yang mela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)