‘Surga Tersembunyi’ di Manado
Elshinta
Senin, 08 Juli 2019 - 11:35 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
‘Surga Tersembunyi’ di Manado
Ilustrasi. Sumber foto: https: https://bit.ly/2Xw2pV4

Elshinta.com - Nama Pulau Lembeh semakin sering disebut setelah kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Sebenarnya pulau ini sudah terkenal karena menjadi lokasi penyelaman bagi wisatawan di Sulawesi Utara. Meski namanya tidak setenar Bunaken, namun alam bawah laut pulau ini tak kalah indahnya.

Pulau Lembeh masuk wilayah administrasi Kota Bitung di Provinsi Sulawesi Utara. Secara administratif Pulau Lembeh terbagi dua kecamatan yaitu Kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan. Pulau ini dipisahkan dari daratan utama Pulau Sulawesi oleh Selat Lembeh.
 
Dihimpun dari berbagai sumber, kelebihan Pulau Lembeh adalah memiliki titik selam yang banyak  dan dihuni kurang lebih oleh 300 famili binatang bawah laut dengan puluhan ribu spesies di dalamnya. Adapun spesies yang paling jadi primadona di Selat Lembeh ini adalah mini octopus. Selain itu ada pula spesies lain seperti nudibranch, flamboyant sotong, pigmy seahorse, dan hairy frogfish.
 
Pulau Lembeh juga merupakan kawasan ekowisata mangrove di kelurahan Pintu Kota, kecamatan Lembeh Utara. Kawasan wisata mangrove Pintu Kota ini memiliki luas 4 hektar. Setidaknya terdapat empat jenis mangrove, di antaranya Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Soneratia alba dan Soneratia caseolaris.
Pulau Lembeh juga jadi lokasi untuk konservasi laut terutama konservasi terumbu karang. Salah satu bentuk usaha konservasi yang sudah dilakukan saat ini adalah dengan melakukan transplantasi terumbu karang. Tidak hanya untuk pariwisata, Pulau Lembeh juga menjadi wadah untuk transportasi laut lokal, kegiatan industri, perkapalan, perikanan dan kelautan.
 
Melihat potensi keindahan pantai, resor, dan titik selamnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan akan membangun jembatan di atas selat langsung ke daratan Kota Bitung dan nantinya terhubung ke jalan tol Manado - Bitung. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya telah menganggarkan biaya untuk membangun jembatan itu yang akan mulai dikerjakan pada 2020 mendatang dengan anggaran Rp500 miliar. Dikutip dari akun istagram pribadinya, Presiden Jokowi berharap dengan adanya jembatan, pariwisata Pulau Lembeh akan lebih hidup lagi.
 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Melihat dahsyatnya Pulau Miossu
Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Pulau Miossu, salah satu pulau kecil terluar Indonesia, memiliki potensi kekayaan h...
Berwisata ke Balikpapan, jangan lupa kunjungi 6 destinasi populer ini 
Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:28 WIB
Elshinta.com - Liburan bersama keluarga dengan membawa serta anak-anak memang seru, tetapi bisa ja...
Menpar minta Kalsel siapkan destinasi wisata unggulan
Rabu, 14 Agustus 2019 - 09:52 WIB
Elshinta.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki ...
Tourism 4.0, membidik turis milenial dari tombol smartphone
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:04 WIB
Elshinta.com - Who wins the future, wins the game! Generasi milenial adalah masa depan pariwisata...
Hore! Akhir 2021 bakal ada Oceanarium mirip Sea World Ancol di Bintaro
Kamis, 08 Agustus 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Sebagai perusahaan yang pertama kali mengembangkan kawasan mandiri perumaha...
Bawa Anak-anak Liburan ke Belitung, Jangan Lupa Singgah ke 5 Destinasi Ini
Kamis, 08 Agustus 2019 - 08:19 WIB
Elshinta.com - Kepulauan Bangka Belitung semakin populer sebagai destinasi wisata selama b...
Presiden ingin pengembangan Danau Toba terintegrasi
Selasa, 30 Juli 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo ingin agar pengembangan destinasi wisata super prioritas ya...
Tiga pemuda Sumbar ikut KPN Sail Nias 2019
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - Tiga pemuda Sumatera Barat (Sumbar) mengikuti Kapal Pemuda Nusantara S...
Unik, ini penampakan hotel berbentuk gitar pertama di dunia
Jumat, 26 Juli 2019 - 07:06 WIB
Elshinta.com - Sebuah hotel berbentuk gitar pertama di dunia segera diresmikan dalam beberapa b...
Mantap, tiga kampung Raja Ampat masuk nominasi ISTA
Selasa, 23 Juli 2019 - 07:54 WIB
Elshinta.com - Tiga kampung di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, masuk nominasi penil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once