PGRI minta aturan pencairan tunjangan disederhanakan
Elshinta
Sabtu, 06 Juli 2019 - 09:16 WIB |
PGRI minta aturan pencairan tunjangan disederhanakan
Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi pada acara Kongres PGRI XXII di Jakarta, Jumat (5/7). Sumber foto: https://bit.ly/2LFWF8X

Elshinta.com - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi meminta agar pencairan tunjangan profesi guru disederhanakan.

"Kami menyadari banyak persoalan guru dan tenaga kependidikan. Misalnya meski pemerintah sudah menerbitkan sejumlah perbaikan dalam tata kelola guru, namun di lapangan masih banyak guru yang kesulitan dalam melakukan pencairan tunjangan profesi guru. Oleh karena itu kami minta agar proses itu disederhanakan," ujar Unifah pada acara Kongres PGRI XXII di Jakarta, Jumat (5/7), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, aturan pencairan tunjangan itu sulit untuk diikuti dan administrasinya mengganggu ketenangan guru mengajar. Oleh karena itu, dia meminta agar aturan itu perlu ditinjau kembali.

Dalam kesempatan itu, dia juga menambahkan agar Presiden Joko Widodo memperhatikan guru honorer terutama yang berstatus K2 yang dituang dalam Permenpan 2/2019. "Artinya pemerintah memberikan perhatian pada sektor guru dan tenaga pendidikan, yang merupakan kunci sukses pendidikan," tambah dia.

Terkait kebijakan zonasi, Unifah menyatakan pihaknya percaya niat baik pemerintah dalam pemerataan akses dan mutu pendidikan. Oleh karenanya, PGRI berharap ada titik temu dalam masalah itu dan mengedepankan kepentingan siswa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menko Polhukam, Panglima TNI, dan Kapolri tinjau Manokwari hari ini
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:49 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jend...
Temui Gubernur Malut, Ikatan Mahasiswa Papua di Ternate minta jaminan keamanan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:24 WIB
Elshinta.com - Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Ternate, Maluku Utara, meminta jaminan keamanan dari pe...
Wacana Pemilu oleh MPR, ternyata ini penyebabnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:12 WIB
Elshinta.com - Wacana Pemilihan Umum (Pemilu) kembali melalui Majelis Permusyawaratan (MPR) RI kar...
Mahasiswi ini tewas gantung diri jelang hari pernikahaan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:10 WIB
Elshinta.com - Seorang mahasiswi asal Nagan Raya, Aceh bernama Lia Yulrifa (25) ditemukan tewas ter...
Kekeringan, PDAM Tirta Bhagasasi beri harga khusus pemasangan baru
Kamis, 22 Agustus 2019 - 07:19 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi, Bekasi Jawa Barat, menetapkan bi...
Satgas Pamtas Yonif 411/Pdw Kostrad gelar lomba panahan tradisional di Papua
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:37 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memeriahkan dan semangat HUT ke-74 Republik Indonesia, personel Satuan...
22 Agustus 1945: Badan Keamanan Rakyat resmi dibentuk
Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:07 WIB
Elshinta.com - Setelah membentuk beberapa kelengkapan negara, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indones...
Pengamat: Masalah Papua membutuhkan penanganan komprehensif
Rabu, 21 Agustus 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik asal Universitas Airlangga Surabaya Airlangga Pribadi menilai masal...
Kemenhub komitmen bangun bandara di wilayah 3T
Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:22 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara da...
Wiranto kobarkan kedamaian di Papua
Rabu, 21 Agustus 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Jenderal TNI (Purnawirawan) ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)