Kasus `bau ikan asin` sekarang sudah sidik
Elshinta
Jumat, 05 Juli 2019 - 12:58 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Kasus `bau ikan asin` sekarang sudah sidik
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menaikkan status laporan Fairuz A Rafiq tentang ucapan Galih Ginanjar soal `bau ikan asin` dari penyelidikan ke penyidikan.

"Statusnya sudah naik ke penyidikan. Sekarang sudah sidik," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (5/7), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Diketahui kasus konten video yang diduga mengandung muatan kesusilaan dan pencemaran nama baik, dilaporkan artis Fairuz A Rafiq terkait pernyataan mantan suaminya Galih Ginanjar soal bau ikan asin. Ucapan itu dalam sebuah perbincangan di akun Youtube milik Rei Utami dan Pablo Benua.

Dikatakannya, penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. "Tersangka belum," ucapnya.

Rencananya penyidik akan memeriksa Galih untuk dimintai keterangannya sebagai saksi terlapor, hari ini.

Diketahui sebelumnya, Fairuz membuat laporan dengan nomor LP/3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 1 Juli 2019.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK tahan Jaksa Kejari Surakarta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mena...
Polisi proses hukum 34 pelaku kerusuhan di Timika
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:43 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian memproses hukum lebih lanjut 34 orang pelaku kerusuhan dan tindaka...
Menko Polhukam dan BNPB tegaskan akan tindak pelaku pembakar hutan dan lahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto me...
Terima sejumlah laporan terhadap UAS, Polda Metro Jaya akan pelajari semuanya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih akan mempelajari semua laporan terhadap Ustaz Abdul Somad yan...
KPK geledah rumah pengusaha bauksit di Tanjungpinang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:12 WIB
Elshinta.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Hendy HDS, salah seorang p...
KPK akan kirim tim ke pabrikan pesawat terkait suap PT Garuda Indonesia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan KPK akan...
KPK kecewa pada Jaksa Kejari Yogyakarta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:46 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan, KPK k...
KPK periksa tiga anggota DPR terkait kasus korupsi KTP-el
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:40 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK periksa mantan Gubernur Jatim Soekarwo
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tim peny...
Oknum kepala desa di Cirebon korupsi dana desa hingga ratusan juta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon mengamankan Kepala Desa Sarajaya, AL karena diduga melaku...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)