Jurus jitu Rizal Ramli genjot pendapatan  Krakatau Steel dan tingkatkan perekonomian
Elshinta
Rabu, 03 Juli 2019 - 17:50 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Jurus jitu Rizal Ramli genjot pendapatan  Krakatau Steel dan tingkatkan perekonomian
Ekonom senior, Rizal Ramli. Foto: Redaksi/Elshinta.com.

Elshinta.com - Ekonom senior, Rizal Ramli, mengkritisi naiknya impor baja dari China di saat salah satu perusahaan BUMN, yakni, PT Krakatau Steel (KS), mengalami kerugian.

Padahal, jelas mantan anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu, selama pemerintahan Joko Widodo periode pertama belakangan ini, pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur. Sejatinya, sambung Rizal Ramli, peningkatan pembangunan infrastruktur juga memberikan kontribusi pada peningkatan penjualan baja perusahaan plat merah.

“Infrastruktur digenjot 4,5 tahun terakhir. Harusnya penjualan dan keuntungan Krakatau Steel naik. Tapi, yang naik malah justru impor baja dari China, yang harganya dumping dan aturan impornya dipermudah oleh Mentri Perdagangan. Tidak aneh Krakatau Steel merugi," ungkap mantan Menko Ekuin era pemerintahan Adurrahman Wahid alias Gus Dur itu di Jakarta, Rabu (3/7) dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com

Rizal Ramli-pun mengaku pernah memberikan usulan ke pemerintah Jokowi untuk berani melaksanakan kebijakan anti dumping dengan menerapkan bea masuk 25 persen terhadap baja dan turunannya pada tahun lalu. Jika kebijakan itu dilaksanakan, Rizal meyakini, Krakatau Steel akan untung lagi, karena produksi baja dalam negeri naik.

Menurut Rizal, salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa mengatasi kondisi ekonomi yang buruk adalah dengan mengurangi defisit current account dan impor.

Rizal mengkritisi sikap pemerintah Jokowi yang hanya berani dan fokus pada upaya pengurangan impor terhadap komoditi kecil seperti tasbih, bedak, dan lipstik. Ia menilai, pemerintah sebaiknya juga memfokuskan pada 10 komoditas impor yang besar, khususnya baja dari China dan mobil dari Jepang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IHSG berbalik arah ke zona negatif
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:13 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kami...
2020, anggaran bansos naik Rp3 triliun
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:03 WIB
Elshinta.com - Pagu anggaran untuk bantuan sosial (Bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) naik se...
KCN optimis pemerintah bantu selesaikan kisruh Marunda
Rabu, 21 Agustus 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah diminta untuk menuntaskan kisruh proyek pembangunan Pelabuhan Marunda, Ja...
Menko Maritim: Perusahaan Indonesia di Afrika harus memberi nilai tambah
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:44 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendorong BUMN dan p...
IHSG Rabu ditutup melemah 42,77 poin 
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:07 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (21/8) ditut...
Rencana perombakan direksi BUMN dikhawatirkan pengaruhi perekonomian
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:09 WIB
Elshinta.com - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistir...
Ini langkah Indonesia agar tak perlu `mengemis` negara lain
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai peningkatan konsumsi biodiesel dal...
IHSG menguat seiring hubungan AS-China membaik
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:12 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/8) di...
Rupiah pagi ini melemah jadi Rp14.265
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/8) pagi ...
Sektor pariwisata sumbang 19,29 miliar dolar AS untuk devisa negara
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Devisa dari sektor pariwisata pada tutup buku 2018 meningkat mencapai angka 19,29 mil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)