KKP raih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Elshinta
Rabu, 12 Juni 2019 - 16:37 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
KKP raih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Sumber Foto: https://bit.ly/2KIp25H

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk laporan keuangan tahun 2018.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam siaran pers KKP yang diterima di Jakarta, Rabu (12/6) menyatakan bahwa capaian itu tak lepas dari upaya KKP untuk terus melakukan efisiensi anggaran dalam empat tahun terakhir.

Menurut Susi Pudjiastuti, melalui kebijakan Susinisasi yaitu pembuangan kata-kata bersayap dalam nomenklatur anggaran untuk membuat anggaran yang tepat guna sehingga hasilnya, dalam empat tahun terakhir KKP dapat mengembalikan Rp9,3 triliun kepada negara, serta PNBP dan pajak juga turut meningkat.

"PNBP naik dari Rp150 miliar saat awal saya menjadi menteri, sekarang sudah jadi Rp600 miliar lebih. Pajak juga naik dari sebelumnya tak sampai Rp300 miliar, sekarang sudah Rp1,5 triliun," ujar Susi, seperti dikutip Antara.

Menteri Susi mengakui bahwa masih banyak PR yang harus dilakukan dalam efisiensi dan efektivitas anggaran. Hal ini akan terus diupayakan oleh KKP ke depannya. “Saya akui, dari sisi anggaran dan efektivitasnya masih banyak kami bisa perbaiki. Kemudian efisiensinya tentu saja juga pasti kami bisa perbaiki," ucapnya.

Efektivitas itu, ujar dia, sangat penting karena akan menjadi ujung tombak produktivitas perikanan nasional.

Sementara itu, Anggota IV BPK RI Rizal Djalil menyampaikan, capaian KKP ini tak lepas dari peningkatan realisasi anggaran yang dikelola oleh para pejabat komitmen di KKP.

Tak hanya dari segi realisasi belanja, BPK RI juga mencatat perkembangan yang signifikan di bidang PNBP.

Rizal menilai, hal ini tak luput dari peningkatan ketersediaan sumber daya ikan berkat ketegasan Menteri Susi Pudjiastuti yang mengambil tindakan-tindakan tegas dalam menjaga laut Indonesia.

“Kami berharap, PNBP ke depan juga bisa lebih meningkat seiring dengan masifnya, makin tersedianya sumber daya perikanan kita di laut kita karena tindakan-tindakan yang memang harus kita lakukan berdasarkan hukum kita," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ribuan peserta meriahkan pawai Jakarnaval
Minggu, 16 Juni 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Ribuan peserta bakal memeriahkan pawai Jakarnaval yang akan dihelat pada 30...
Layanan MRT permudah warga Jakarta datangi Car Free Day
Minggu, 16 Juni 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Kehadiran Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dianggap mempermudah mobilitas wa...
Pemkot Jakbar distribusikan 206 gerobak motor pengangkut sampah
Minggu, 16 Juni 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup, akan men...
Polrestro Jakarta Barat buru pesuruh empat pembakar mobil Brimob
Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Anggota Polres Metro Jakarta Barat memburu pelaku yang menyuruh empat pemba...
Polisi tangkap koboi jalanan penodong senpi di Jakarta Pusat
Sabtu, 15 Juni 2019 - 12:17 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Pusat telah menangkap pengendara mobil yang bertingkah...
Meriahkan HUT DKI Jakarta, Pemprov akan gelar Pasar Kreatif Jakarta
Jumat, 14 Juni 2019 - 21:53 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar kegiatan Pasar Kre...
BPBD DKI Jakarta sosialisasikan layanan panggilan 112 di Kepulauan Seribu
Jumat, 14 Juni 2019 - 21:23 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hari ini melakukan s...
Katar nilai IMB Pantai Maju Bersama tidak melanggar aturan
Jumat, 14 Juni 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) menilai penerbitan Izin Mendi...
Massa aksi dukung MK agar independen
Jumat, 14 Juni 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demo Alumni Universi...
Massa yang demo di MK salat Jumat di masjid sekitar
Jumat, 14 Juni 2019 - 12:00 WIB
Elshinta.com - Massa Alumni Universitas Indonesia yang menggelar aksi di Jalan Merdeka Bar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once