Tarif ojek daring, Menhub sebut tidak pernah putuskan sendiri
Elshinta
Rabu, 12 Juni 2019 - 16:26 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Tarif ojek daring, Menhub sebut tidak pernah putuskan sendiri
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Sumber Foto: https://bit.ly/2X7jI2y

Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa keputusan yang dihasilkan soal tarif ojek daring (online) adalah berdasarkan aspirasi pengemudi yang didiskusikan bersama aplikator serta asosiasi.

“Ojek daring itu dinamis, apa yang kami lakukan adalah usulan dari pengemudi. Jadi kalaupun kami melakukan riset, kami melakukan tahapan diskusi, tidak pernah kami memutuskan sendiri,” ujar Menhub Budi Karya usai menghadiri forum ekonomi di Jakarta, Rabu (12/6).

Terkait adanya peraturan soal tarif yang terangkum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019, kata dia, itu merupakan upaya untuk melindungi pengemudi ojek daring,  karena terjadi persaingan tidak sehat dengan adanya tarif rendah yang menuju ke arah predatory pricing.

Untuk itu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat ke lima kota besar untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan tarif ojek daring.

“Kami sosialisasikan lagi ke lima kota itu, kami ajak bicara. Jadi enggak benar itu kalau kami yang memutuskan, karena ini dari aspirasi. Jadi kalau enggak percaya bisa tanya ke kelompok-kelompok pengemudi, mereka yang mengusulkan semuanya,” kata Menhub Budi Karya.

Sebelumnya Menhub juga melarang adanya diskon tarif ojek daring karena sifatnya yang memunculkan persaingan tidak sehat. "Diskon ini memang memberikan keuntungan sesaat, untuk jangka panjang itu membunuh. Itu yang kami tidak ingin terjadi," katanya, seperti dikutip Antara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi akan merevisi tarif minimum jarak dekat (flag fall) yang dinilai terlalu tinggi.

Tarif minimum jarak dekat yang juga disebut dengan tarif "buka pintu" atau biaya jasa minimal yang harus dibayarkan hingga empat kilometer perjalanan, yaitu Rp8.000-Rp10.000 untuk wilayah Jabodetabek.

Biaya jasa minimal artinya perjalanan nol hingga empat kilometer diberlakukan tarif yang sama, yaitu Rp8.000-Rp10.000, artinya tarifnya rata hingga empat kilometer.

Biaya jasa minimal ditentukan berdasarkan zona, Zona 1 yakni Jawa, Sumatera, dan Bali berlaku Rp7.000-Rp10.000, Zona 2 Jabodetabek Rp8.000-Rp10.000, dan Zona 3 Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya Rp7.000-Rp10.000.

Menhub Budi Karya menjelaskan rata-rata penumpang menggunakan ojek daring dua hingga tiga kali dalam sehari, jadi jika tarif minimumnya Rp8.000 dikali tiga menjadi Rp24.000 sehari. "Nah ini mungkin coba kami turunkan khususnya di Jabodetabek, itu kan Rp7.000 sampai Rp10.000, bisa juga Rp6.000-Rp10.000," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ribuan peserta meriahkan pawai Jakarnaval
Minggu, 16 Juni 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Ribuan peserta bakal memeriahkan pawai Jakarnaval yang akan dihelat pada 30...
Layanan MRT permudah warga Jakarta datangi Car Free Day
Minggu, 16 Juni 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Kehadiran Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dianggap mempermudah mobilitas wa...
Pemkot Jakbar distribusikan 206 gerobak motor pengangkut sampah
Minggu, 16 Juni 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup, akan men...
Polrestro Jakarta Barat buru pesuruh empat pembakar mobil Brimob
Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Anggota Polres Metro Jakarta Barat memburu pelaku yang menyuruh empat pemba...
Polisi tangkap koboi jalanan penodong senpi di Jakarta Pusat
Sabtu, 15 Juni 2019 - 12:17 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Pusat telah menangkap pengendara mobil yang bertingkah...
Meriahkan HUT DKI Jakarta, Pemprov akan gelar Pasar Kreatif Jakarta
Jumat, 14 Juni 2019 - 21:53 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar kegiatan Pasar Kre...
BPBD DKI Jakarta sosialisasikan layanan panggilan 112 di Kepulauan Seribu
Jumat, 14 Juni 2019 - 21:23 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hari ini melakukan s...
Katar nilai IMB Pantai Maju Bersama tidak melanggar aturan
Jumat, 14 Juni 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) menilai penerbitan Izin Mendi...
Massa aksi dukung MK agar independen
Jumat, 14 Juni 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua memimpin aksi demo Alumni Universi...
Massa yang demo di MK salat Jumat di masjid sekitar
Jumat, 14 Juni 2019 - 12:00 WIB
Elshinta.com - Massa Alumni Universitas Indonesia yang menggelar aksi di Jalan Merdeka Bar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once