KPK periksa mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Elshinta
Rabu, 03 Juli 2019 - 12:06 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
KPK periksa mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Thomas Maria, Team Leader Loan Work Out I Asset Management Credit (LWO-I AMC) BPPN periode 2000-2002, dalam kasus  korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Kasus ini melibatkan pemegang saham BDNI Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim. "Saksi Thomas Maria diperiksa untuk tersangka SJN (Sjamsul Nursalim)," katanya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/7) seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

KPK juga akan memeriksa tiga saksi dari unsur swasta, yakni Dira Kurniawan Mochtar, Taufik Mappaenre, dan Wandhy Wira Riyadi, untuk melengkapi berkas penyidikan Sjamsul Nursalim. "Ketiganya juga diperiksa untuk tersangka SJN," ucapnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI. Penetapan ini merupakan pengembangan dari perkara mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung yang divonis 15 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK tahan Jaksa Kejari Surakarta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:24 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mena...
Polisi proses hukum 34 pelaku kerusuhan di Timika
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:43 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian memproses hukum lebih lanjut 34 orang pelaku kerusuhan dan tindaka...
Menko Polhukam dan BNPB tegaskan akan tindak pelaku pembakar hutan dan lahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto me...
Terima sejumlah laporan terhadap UAS, Polda Metro Jaya akan pelajari semuanya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih akan mempelajari semua laporan terhadap Ustaz Abdul Somad yan...
KPK geledah rumah pengusaha bauksit di Tanjungpinang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:12 WIB
Elshinta.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Hendy HDS, salah seorang p...
KPK akan kirim tim ke pabrikan pesawat terkait suap PT Garuda Indonesia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan KPK akan...
KPK kecewa pada Jaksa Kejari Yogyakarta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:46 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan, KPK k...
KPK periksa tiga anggota DPR terkait kasus korupsi KTP-el
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:40 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK periksa mantan Gubernur Jatim Soekarwo
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tim peny...
Oknum kepala desa di Cirebon korupsi dana desa hingga ratusan juta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon mengamankan Kepala Desa Sarajaya, AL karena diduga melaku...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)