Kiri Kanan
Pemerintah ambil tiga langkah agar dunia maya Indonesia tetap damai
Elshinta
Selasa, 28 Mei 2019 - 10:18 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah ambil tiga langkah agar dunia maya Indonesia tetap damai
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara. Sumber foto: https://bit.ly/2I007Yt

Elshinta.com - Pemerintah berupaya mengurangi dampak hoaks dan ujaran kebencian yang disebarluaskan melalui platform media sosial dan percakapan instan. Upaya itu ditujukan untuk meminimalisasi dan menghindarkan konflik sebagai akibat tindakan kekerasan yang dipicu oleh informasi hoaks atau berita bohong.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengambil tiga langkah untuk menjaga media sosial dan dunia maya Indonesia agar tetap damai. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, hoaks yang tidak dikendalikan akan berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban. 

"Satu hoaks saja sudah cukup untuk memicu aksi massa yang berujung penghilangan nyawa, seperti salah satunya yang menimpa Mohammad Azam di India pada tahun 2018. Padahal, ada banyak hoaks sejenis itu lalu-lalang di Indonesia setiap hari, apalagi sekitar 22 Mei lalu," kata Menteri Rudiantara di Jakarta, Senin (27/5), seperti diinformasikan melalui laman resmi Kominfo.

Menteri Kominfo Rudiantara menyebut, ada tiga langkah yang diambil pemerintah berdasarkan tingkat kegentingan peredaran konten hoaks. Langkah itu lazim dan kerap diambil oleh Pemerintah di negara lain untuk mencegah meluasnya kerusuhan. 

Langkah pertama adalah menutup akses tautan konten atau akun yang terindikasi menyebarkan hoaks. Kedua, bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk menutup akun. Dan ketiga, pembatasan akses terhadap sebagian fitur platform digital atau berbagi file.

"Pembatasan akses merupakan salah satu dari alternatif-alternatif terakhir yang ditempuh seiring dengan tingkat kegentingan. Pemerintah negara-negara lain di dunia telah membuktikan efektivitasnya untuk mencegah meluasnya kerusuhan," terang Rudiantara.

Menteri Kominfo menjelaskan bagaimana Srilanka menutup akses ke Facebook dan WhatsApp untuk meredam dampak serangan bom gereja dan serangan anti-muslim yang mengikutinya. Sementara, Iran pernah menutup akses Facebook pada tahun 2009 setelah pengumuman kemenangan Presiden Ahmadinejad. 

"Banyak negara lain melakukan pembatasan dan penutupan dengan berbagai pertimbangan," tandas Rudiantara.

Menteri Rudiantara menambahkan, semua itu perlu dilakukan agar sebaran konten hoaks, fitnah maupun provokasi dapat diminimalkan. Bahkan, Menteri Kominfo mengajak semua kalangan untuk memulai dari diri sendiri agar tidak menyebarkan konten yang melanggar aturan atau hukum. 

"Jangan lelah untuk mengimbau agar masyarakat dan teman-teman di sekitar kita berhenti menyebarkan konten yang mengandung hoaks, fitnah, maupun provokasi untuk melanggar aturan atau hukum. Tentu saja harus kita mulai dari diri sendiri," ucap Rudiantara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Amazon segera jalin kerja sama dengan Pentagon
Senin, 09 Desember 2019 - 09:59 WIB
Pendiri Amazon Inc, Jeff Bezos menyatakan akan mendukung Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang ...
Indonesia miliki 49 kawasan sains dan teknologi
Sabtu, 07 Desember 2019 - 11:28 WIB
Indonesia memiliki 49 kawasan sains dan teknologi (KST) termasuk 19 KST yang dibina Kementerian Rise...
Bursa kripto global rangkul Tokoin untuk akselerasi pertumbuhan UMKM melalui implementasi blockchain
Sabtu, 07 Desember 2019 - 09:39 WIB
Setelah sukses melakukan proses penjualan token melalui program spotlight milik platform bursa kript...
Stafsus Presiden nilai digitalisasi solusi aksesibilitas Indonesia timur
Kamis, 05 Desember 2019 - 21:22 WIB
Staf Khusus Presiden milenial, Billy Mambrasar mengatakan penerapan sistem digitalisasi merupakan sa...
Anak muda diminta aktif dalam demokrasi digital dan konvensional
Kamis, 05 Desember 2019 - 08:37 WIB
Generasi muda harus aktif dalam demokrasi era baru yang menggunakan teknologi digital serta tidak lu...
Indonesia menjadi negara mitra Hannover Messe 2020
Rabu, 04 Desember 2019 - 17:02 WIB
Pengusaha Indonesia diundang menghadiri kemajuan teknologi dari sejumlah negara dunia dalam pameran ...
Menristek dorong program Riset Pro dilanjutkan
Selasa, 03 Desember 2019 - 20:59 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mendoron...
Balitbang Kemen-PUPR siapkan solusi memompa air tanpa listrik
Selasa, 03 Desember 2019 - 18:15 WIB
Menurut Lukman Hakim,  PLT Kepala Badan Litbang PUPR menyatakan, salah satu solusi optimalisasi sum...
Menristek sebut Indonesia harus lakukan lompatan teknologi AI  
Senin, 02 Desember 2019 - 20:26 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro meng...
Akhir tahun ini Menkominfo akan bawa RUU Perlindungan Data Pribadi ke DPR
Minggu, 01 Desember 2019 - 15:51 WIB
Menkominfo Johnny G Plate menyatakan bahwa Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PD...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)