Jalur alternatif pesisir pantai selatan Jawa dari Cilacap lebih nyaman
Elshinta
Sabtu, 18 Mei 2019 - 20:55 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Jalur alternatif pesisir pantai selatan Jawa dari Cilacap lebih nyaman
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/50gtH

Elshinta.com - Jalur alternatif yang memanjang di pesisir pantai selatan Jawa dari Cilacap hingga Yogyakarta diprediksi bakal ramai dilalui pemudik karena selain jalannya mulus, penerangan di jalur ini juga sudah lebih baik.

"Ini nanti akan ramai, karena jalannya sudah terang lampu dan aspalnya sudah halus, daripada jalur arteri selatan sudah rusak," kata Heri, salah seorang pengemudi truk di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (18/5).

Heri seorang pengemudi truk mengaku sering melewati jalur alternatif tersebut daripada arteri reguler Purwokerto-Kebumen-Purworejo-Yogyakarta yang kondisinya sudah bergelombang parah dan rawan macet. Heri menjelaskan potensi keramaian akan bertambah karena juga akan segera dibangun pelabuhan baru di Cilacap. 

Senada dengan Heri, Suhar yang juga seorang pengemudi truk mengatakan bahwa jalur alternatif Cilacap, Kebumen, melalui jalan Dandels belum banyak yang tahu. "Jalur Cilacap Timur, menuju Kebumen dan Wates ini belum banyak yang tahu, padahal jalannya mulus dan sudah banyak penerangan," kata Suhar, dikutip Antara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengemudi mobil pribadi akan lebih aman melalui jalur alternatif Cilacap Timur tersebut, sebab tidak banyak kendaraan besar yang melintas.

Selain itu, jalur alternatif Cilacap Timur, Kebumen, Wates banyak pilihan tempat wisata dan juga banyak melalui perkampungan besar, sehingga tidak terlalu sepi. Penjual bensin eceran juga banyak, pengemudi tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar karena juga banyak yang membuka usaha bengkel.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia jadikan NEST peluang pengembangan riset `brand nasional`
Rabu, 17 Juli 2019 - 19:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI aka...
1.200 personel Satgas Karhutla pusat diterjunkan ke Kalsel
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.200 personel Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran hutan dan lahan (Ka...
PKB: Menteri di kabinet mendatang harus berani dan loyal
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding mengatakan menteri-menteri yang mengisi d...
Indonesia-Singapura bahas 6 bidang kerja sama
Rabu, 17 Juli 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia dan Singapura membahas enam bidang kerja sama dalam 7t...
Masalah teknis, Pesawat Garuda pengangkut jemaah calon haji putar balik
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Pesawat maskapai Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah calon haji menuju ...
BNPB terima laporan banyak warga awam kebencanaan
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:37 WIB
Elshinta.com - Ekspedisi Destana Tsunami 2109 regional Jawa berada di Kecamatan Puger, Kab...
Ombudsman: Menko Perekonomian terlalu campuri urusan tiket pesawat
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Ombudsman RI menilai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasutio...
KPAI berikan penghargaan khusus kepada Megawati dan SBY
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan penghargaan khusus kep...
Antisipasi insiden Tol BORR, Kementerian PUPR sidak proyek tol
Rabu, 17 Juli 2019 - 16:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan lebih rutin mel...
PT KAI Divre I Sumut gelar pemeriksaan kesehatan gratis
Rabu, 17 Juli 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara kembali melakukan kegi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once