Warga negara AS ditembak hingga mati di penjara Nikaragua
Elshinta
Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:39 WIB |
Warga negara AS ditembak hingga mati di penjara Nikaragua
Seorang pembangkang Nikaragua dengan wajahnya dicat warna pawai bendera Nikaragua sebagai protes terhadap pemerintah Presiden Nikaragua Daniel Ortega, di San Jose, Kosta Rika. Sumber foto: https://s.id/505Oi

Elshinta.com - Eddy Montes, seorang pengunjuk rasa yang ditembak hingga mati di penjara Nikaragua pekan ini, adalah orang Nikaragua yang diberi kewarganegaran Amerika Serikat dan bertugas di angkatan laut, kemudian kembali ke negara Amerika Selatan tersebut untuk memperjuangkan perubahan di dalam pemerintah, kata keluarganya.

Montes meninggal pada Kamis setelah ia dan beberpa tahanan lain berusaha merebut sepucuk senjata dari seorang sipir saat petugas Palang Merah Internasional mengunjungi penjara itu, kata Kementerian Dalam Negeri Nikaragua, dengan menambahkan sipir itu bertindak untuk melindungi diri.

Ia dijatuhi hukuman penjara setelah melakukan protes terhadap Presiden Nikaragua Daniel Ortega tahun lalu. Dalam aksi unjuk rasa itu sedikitnya 300 orang meninggal. Protes-protes terjadi terkait dengan pembagian manfaat tetapi berubah menjadi gerakan lebih besar untuk menggulingkan Ortega, yang sedang menjalani masa kepresidenanya yang ketiga.

Kelompok-kelompok oposisi yang marah atas kematian Montes pada Jumat mengatakan mereka akan mengadakan protes-protes baru pada akhir pekan.

Departemen Luar Negeri AS mengecam kematiannya di tangan polisi anti huru-hara Nikaragua dan mendesak pemerintah menyelidiki insiden itu dan menyerukan pembebasan para tahanan politik lainnya.

Pemerintah Nikaragua melarang aksi-aksi unjuk rasa pada November tahun lalu dan telah menuding para pengunjuk rasa bermaksud menimbulkan kekacauan, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pesawat pembawa pasukan AS terbakar di bandara Irlandia
Kamis, 15 Agustus 2019 - 19:09 WIB
Elshinta.com - Pesawat yang secara rutin mengangkut pasukan Amerika Serikat dan melintasi Bandar U...
Penembakan di Philadelphia, 2 polisi selamat, enam personel cedera
Kamis, 15 Agustus 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - Satu tim SWAT menyelamatkan dua polisi dan tiga warga sipil yang terjebak di dalam ...
16 marinir AS ditangkap terkait dugaan perdagangan manusia
Jumat, 26 Juli 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Enam belas marinir Amerika Serikat pada Kamis (25/7) ditahan atas kecurigaa...
Flyboard Prancis, Franky Zapata gagal seberangi Selat Inggris
Jumat, 26 Juli 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Mantan juara jetski gagal dalam upayanya menyeberangi Selat Inggris dengan ...
Panjat Mount Rushmore, Alexandria didenda $1.000
Rabu, 24 Juli 2019 - 03:14 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita Nebraska didenda $ 1.000 karena mendaki Mount Rushmore National M...
David Hedison, pemeran film James Bond meninggal dunia
Rabu, 24 Juli 2019 - 00:12 WIB
Elshinta.com - David Hedison, yang terkenal karena membintangi dua film James Bond meninggal du...
19 orang tewas akibat mengonsumsi alkohol tercemar metanol beracun
Selasa, 23 Juli 2019 - 05:10 WIB
Elshinta.com - Sembilan belas orang di Kosta Rika tewas setelah mengonsumsi alkohol yang tercem...
Alex nekat potong kemaluan pria yang tiduri istrinya
Kamis, 18 Juli 2019 - 00:12 WIB
Elshinta.com - Seorang pria Florida diduga menggunakan gunting untuk memotong penis seorang pri...
AS rencana alihkan Rp558 miliar untuk bantu oposisi Venezuela
Rabu, 17 Juli 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana mengalihkan ba...
Defisit anggaran AS melebar jadi 747 miliar dolar
Jumat, 12 Juli 2019 - 09:44 WIB
Elshinta.com - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Kamis (11/7) waktu setempat mengun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once