Kiri Kanan
KPU beri waktu capres tiga hari untuk ajukan sengketa ke MK
Elshinta
Jumat, 17 Mei 2019 - 15:14 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
KPU beri waktu capres tiga hari untuk ajukan sengketa ke MK
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman. Foto: Dodi Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, KPU  akan menyelesaikan rekapitulasi suara nasional paling lambat pada 22 Mei 2019 dan akan menetapkan hasil rekapitulasi nasional.

"22 mei 2019 kita tetapkan hasil rapat rekapitulasi," ujarnya di Kantor KPU RI, Jl.Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Dari hasil penetapan  akan terlihat jumlah perolehan suara atau pemenang. Lantas KPU  memberi waktu tiga hari yakni 23 - 25 Mei 2019  untuk pihak yang keberatan dengan penetapan hasil rekapituasi untuk mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kemudian kesempatan ajukan sengketa 22,23,25 (Mei) ditunggu tiga hari," ucapnya seperti dilaporkan Reporter Dodi Handoko. 

Dijelaskannya, jika  dalam tiga hari itu tidak ada sengketa, maka selambat-lambatnya dalam tiga hari selanjutnya, yaitu pada 28 Mei,  KPU  harus segera mengumumkan penetapan pemenang Pilpres dan Pileg. Namun, dengan syarat, tidak ada yang mengajukan gugatan ke MK.

"Kalau tanggal 25 tidak ada (sengketa) maka KPU dalam waktu tiga hari kemudian, yaitu  tanggal 26,27,28, paling lama 28, itu sudah bisa menetapkan calon terpilih," tandasnya.

Ditambahkanya, jika ada sengketa pemilu di MK, maka penetapan calon terpilih akan menunggu sengketa selesai.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolda Bali ingatkan turis asing lebih waspada
Selasa, 10 Desember 2019 - 21:26 WIB
Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Polisi Petrus R Golose, mengingatkan turis asing a...
PLN NTT resmikan tiga PLTS untuk pulau-pulau kecil di Alor
Selasa, 10 Desember 2019 - 19:48 WIB
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur meresmikan  tiga pembangkit listri...
Aksi tolak PT RUM kembali digelar warga
Selasa, 10 Desember 2019 - 19:15 WIB
Ratusan warga desa disekitar pabrik serat rayon di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tenga...
Ritual cium bumi ratusan prajurit baru Mako Brimob
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:39 WIB
Ratusan prajurit baru masuk tegap cepat dalam uniform ke dalam Mako Korps Brimob Polri di Kelapa Dua...
Bupati Bandung: Target 2020, angka pengangguran empat persen
Selasa, 10 Desember 2019 - 18:27 WIB
Sedikitnya 3.083 lowongan kerja (loker), disediakan 68 perusahaan dalam Job Fair Tahun 2019. Puluhan...
Kantor Bea Cukai Luwuk musnahkan rokok dan minuman keras ilegal
Selasa, 10 Desember 2019 - 17:46 WIB
Kantor Bea dan Cukai Luwuk, memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, yakni rokok dan minuman kera...
Luhut pertanyakan penenggelaman kapal ikan asing yang sudah milik RI
Selasa, 10 Desember 2019 - 17:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mempertanyakan penengg...
BKPP Kudus mensinyalir ada pelamar CPNS curang mendaftar formasi disabilitas
Selasa, 10 Desember 2019 - 16:29 WIB
Sebanyak 31 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari formasi khusus penyandang disabilitas diu...
Jokowi: Kartu Pra Kerja bukan untuk gaji pengangguran
Selasa, 10 Desember 2019 - 16:16 WIB
Presiden RI, Joko Widodo menegaskan program Kartu Pra Kerja bukan untuk menggaji pengangguran, namun...
Sosialisasi BMKG: Kenali perbedaan cuaca dan iklim
Selasa, 10 Desember 2019 - 16:02 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Palembang melaksanakan sosial...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)