Bawaslu minta KPU umumkan lembaga survei yang belum laporkan sumber dana dan metodologi
Elshinta
Jumat, 17 Mei 2019 - 14:45 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Bawaslu minta KPU umumkan lembaga survei yang belum laporkan sumber dana dan metodologi
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. Foto: Dodi Handoko/ELshinta.

Elshinta.com - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Bawaslu telah memutuskan KPU melakukan pelanggaran administratif pemilu terkait lembaga penyelenggara hitung cepat alias quick count.  

"Kami dalam putusannya , terhadap lembaga yang tidak menyampaikan laporan namanya harus dipublish oleh KPU,"ujarnya di Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (17/5). 

Bawaslu meminta putusan tersebut ditindaklanjuti dalam 3 hari usai dibacakan, salah satunya mengumumkan lembaga survei yang belum melaporkan sumber dana dan metodologi. 

Dikatakannya, sesuai pasal 463 UU nomor 7 tahun 2017, KPU memiliki waktu tiga hari kerja untuk melaksanakan putusan Bawaslu. Dari 37 lembaga survei, ada 22 lembaga yang belum melaporkan metodologi dan sumber dana ke KPU sehingga lembaga tersebut harus dipublikasi KPU. 

“Di dalam persidangan didapat fakta bahwa dari 37 lembaga survei yang terakreditasi yang telah menyampaikan laporan sampai 2 Mei ada 15, ada 22 yang belum menyampaikan laporan sehingga dengan tidak meminta laporan, kami meminta KPU telah melakukan pelanggaran di Pasal 449 dan lembaga yang tidak menyampaikan laporan tersebut namanya bisa dipublish oleh KPU," ungkapnya kepada media, termasuk Reporter Dodi Handoko.

Sebelumnya, Bawaslu juga sudah memutuskan KPU melanggar tata cara dan prosedur dalam penginputan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), namun tetap meminta Situng dipertahankan. Bawaslu juga meminta KPU menindaklanjuti putusan itu atau memperbaiki Situng dalam 3 hari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prabowo ingin Indonesia kembali ke UUD 1945 asli
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 13:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan partainya ingin agar Ind...
KPK harap menteri kabinet berikutnya miliki rekam jejak baik
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengharapkan menteri-menteri...
Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:03 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan sebagai partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) sudah menggelar Kongres V...
Polres Langkat siapkan 317 personel untuk amankan Pilkades serentak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat, Sumatera Utara, menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pe...
Projo: Wacana Pilpres oleh MPR bentuk perampasan kedaulatan rakyat
Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Wacana mengenai kemungkinan Pilpres akan kembali dilakukan oleh MPR mendapat penolak...
Mendagri tegaskan Pilres tetap secara langsung
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan Pemilihan presiden (Pilpres...
Jokowi tegaskan 55 persen kabinet dari profesional
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan dirinya terus mematangkan rencana komposisi kabinet...
Raih suara terbanyak di Papua, Partai Nasdem sampaikan terima kasih
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:24 WIB
Elshinta.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Papua menyampaikan ucapan terim...
Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Terkait pertemuan Jokowi - Prabowo pada 13 Juli 2019 lalu di MRT mengakhiri semua po...
DPRD Sumbar Periode 2019-2024 didominasi wajah Baru
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan calon terpilih anggo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once