Bappenas estimasi biaya pemindahan ibu kota dari APBN Rp30,6 triliun
Elshinta
Kamis, 16 Mei 2019 - 17:25 WIB |
Bappenas estimasi biaya pemindahan ibu kota dari APBN Rp30,6 triliun
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: https://bit.ly/2YvSK1w

Elshinta.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengestimasi biaya pemindahan ibu kota negara dari APBN mencapai Rp30,6 triliun untuk jangka waktu beberapa tahun (multi years).

"Dari total biaya 466 triliun, APBN yang dibutuhkan kira-kira hanya Rp30,6 triliun. Dari Rp30,6 triliun pun, ini bukan anggaran setahun, lima tahun lah misalkan, dibagi lima Rp6 triliun setahun," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat diskusi pemindahan ibu kota negara di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (16/5).

Menurut Bambang, jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan total APBN untuk 2020 mendatang yang mencapai Rp2.500 triliun. Selain itu, alokasi anggaran untuk pemindahan ibu kota negara juga tidak sepenuhnya diambil dari rupiah murni alias tidak akan mengganggu prioritas kementerian/lembaga ataupun prioritas daerah.

"Kenapa? karena kita juga akan mendayagunakan `asset management`, maksudnya aset yang dikuasai oleh pemerintah pusat baik di wilayah ibu kota baru maupun di Jakarta. Maka pemasukannya jadi PNBP, PNBP jadi bagian dari APBN. Itu yang kemudian kita `earmark` untuk bangun ibu kota baru," ujar Bambang, dihimpun Antara.

Berdasarkan estimasi yang disusun Bappenas, biaya dari APBN Rp30,6 triliun akan digunakan untuk membangun istana negara dan bangunan strategis TNI/Polri selaku fungsi utama, ruang terbuka hijau selaku fungsi penunjang, dan untuk pengadaan lahan.

Selain dari APBN, untuk memenuhi total pembiayaan pemindahan ibu kota negara senilai Rp466 triliun, sumber pembiayaan lainnya yaitu dari skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp340,6 triliun dan dari swasta senilai Rp95 triliun.

KPBU itu nantinya akan digunakan untuk membangun gedung legislatif, gedung eksekutif, gedung yudikatif, rumah dinas, sarana pendidikan, kesehatan, lembaga pemasyarakatan, serta sarana dan prasarana seperti jalan, listrik, telekomunikasi, air minum, drainase, pengolah limbah, dan sarana olahraga. Sedangkan dana dari swasta akan digunakan untuk membangun sarana pendidikan (perguruan tinggi) dan sarana kesehatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah bangun rusun dan rusus petugas lapas Nusakambangan
Minggu, 25 Agustus 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun h...
Wapres JK: Renovasi Masjid Istiqlal agar lebih nyaman, indah, dan cantik
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja yakn...
Menpar targetkan infrastruktur pendukung Joglosemar selesai 2020
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan pembangunan infrastruktur pendu...
Bappenas ungkap BUMN ikut terlibat bangun ibu kota baru
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:05 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencaan Pembangunan Nasiona...
Jasamarga kebut pembangunan Tol Samarinda- Balikpapan
Rabu, 21 Agustus 2019 - 21:41 WIB
Elshinta.com - PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk...
Pembangunan Flyover Lingkar Luar Sukabumi dapat tingkatkan perekonomian masyarakat
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Agar konektivitas antar daerah membaik, iklim investasi tetap kondusif, dan kesejah...
Preservasi jalan nasional di lintas tengah Jawa gunakan aspal karet
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Pengerjaan preservasi jalan nasional Lintas Tengah Jawa pada ruas Ajibarang-Banyumas-...
Wali Kota minta perketat pengawasan proyek fisik di Yogyakarta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 15:57 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meminta Bidang Pengendalian Pembangunan dan Ins...
Wagub Sumbar dukung Sirkuit Kandih Sawahlunto berstandar nasional
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mendukung penuh pembangunan Sirkuit Road ...
ITDC pastikan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 2021
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development C...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)