Wapres sampaikan tiga fokus dalam KTT Paris: Ekstrimisme Online
Elshinta
Kamis, 16 Mei 2019 - 08:16 WIB |
Wapres sampaikan tiga fokus dalam KTT Paris: Ekstrimisme Online
Wapres JK dalam KTT Paris: Ekstrimisme Online yang mengangkat tema `The Christchurch Call to Action` dihelat di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Rabu (15/5). Sumber foto: https://bit.ly/2HlOqw0

Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam KTT Paris: Ekstrimisme Online menyampaikan tiga fokus yang perlu dilakukan oleh bangsa-bangsa dalam mengantisipasi tindak terorisme.

"Kita perlu membangun ketahanan masyarakat dan solidaritas diantara masyarakat dengan latar belakang yang berbeda," kata Wapres dalam sambutannya pada acara bertema "The Christchurch Call to Action" yang diselenggarakan di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Rabu (15/5).

Wapres menilai serangan teror di Christchurch, Selandia Baru kepada sejumlah jamaah masjid mencerminkan kebangkitan Islamofobia sebagai ancaman global. Selain itu, pemerintah dan swasta juga perlu mengikutsertakan remaja untuk menggunakan internet secara sehat dan positif. "Hal kedua yakni terdapat bukti yang jelas bahwa perkembangan cepat teknologi informasi merupakan pedang bermata ganda," jelas JK.

Kalla menilai paham-paham ekstrim dan radikal dapat dengan mudah diakses melalui dunia maya. Oleh sebab itu, hal yang penting dilakukan bersama adalah memperbaiki tata kelola internet baik melalui perundang-undangan maupun kerja sama meningkatkan kapasitas masyarakat dan diseminasi informasi.

Seluruh pihak, terutama swasta, perlu bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun penyediaan internet yang positif. "Seluruh industri teknologi informasi, termasuk penyedia internet dan perusahaan media sosial harus berbagi tanggung jawab dalam membuat internet sebagai lingkungan yang aman dan sehat untuk semua kalangan," demikian Wapres, dikutip Antara.

KTT Paris: Ekstrimisme Online diselenggarakan bersama oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. Sejumlah kepala negara atau kepala pemerintahan dan perusahaan digital turut menghadiri acara yang membahas upaya menghentikan media sosial sebagai wadah pembentukan dan promosi terorisme. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
1.635 napi di dua lapas dapat remisi
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 1.635 narapidana yang terbagi dalam 1.223 orang narapidana yang berada di ...
Sinergi BUMN meriahkan HUT ke-74 RI dengan CSR
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:29 WIB
Elshinta.com - PT Len Industri (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), dan...
Buruh proyek PDAM Depok tidur di emperan toko dan terangi galian dengan lilin
Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat agresif ekspa...
Jemaah GBI Rock Lumajang kenakan baju ala pejuang
Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:59 WIB
Elshinta.com - Menghadirkan nilai nasionalisme dan menghargai jasa-jasa pejuang negara Republik In...
Semarakkan HUT ke-74 RI, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon gelar berbagai lomba tradisional
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Gebyar dalam rangka memeriahkan Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tah...
Gowes bareng Kapolres Majalengka dalam rangka peringati HUT ke-74 RI
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 74 RI , Polres Majalengka mengg...
Ribuan peserta ramaikan jalan sehat BHUN di Purwakarta
Minggu, 18 Agustus 2019 - 15:13 WIB
Elshinta.com - Lebih dari 5.000 warga Purwakarta, Bandung dan sekitarnya di Provinsi Jawa Barat ant...
Kasus impor bawang putih, KPK geledah 15 lokasi
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di 15 lokasi denga...
Bayi duyung di Thailand mati akibat sampah plastik
Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Seekor bayi duyung, yang sempat diselamatkan di Thailand awal tahun ini, akhirnya ma...
Pratu Sirwandi, korban penembakan KKSB meninggal di RSUD Wamena
Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:19 WIB
Elshinta.com - Pratu Sirwandi, prajurit TNI yang menderita luka tembak di dada dan perut, akhirnya ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once