A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionhkosbmgejqv1o2o4h84km9qen0e8g8ho): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Penemuan korban mutilasi, baru satu warga mengaku kehilangan keluarga
Penemuan korban mutilasi, baru satu warga mengaku kehilangan keluarga
Rabu, 15 Mei 2019 - 21:17 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Baru satu warga mengaku kehilangan keluarga pada hari kedua penemuan korban mutilasi. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengungkapkan baru ada satu warga yang melaporkan kehilangan keluarga pascaditemukannya korban mutilasi di kawasan Pasar Besar, Kota Malang, Jawa Timur pada Selasa (14/5) yang belum diketahui identitasnya.

"Baru ada satu warga asal Karangploso, Kabupaten Malang yang mengaku kehilangan anak perempuannya berusia 15 tahun," ungkap Kapolres Malang Kota kepada Kontributor Elshinta El Aris di Malang, Rabu (15/5).

Kapolres menuturkan, warga tersebut mendatangi Polres Malang Kota dengan membawa identitas korban. "Dari pengakuan pihak keluarga, mereka kehilangan anggota keluarganya hampir dua minggu. Namun setelah kita tunjukkan beberapa bagian tubuh tidak sama dengan korban mutilasi hasilnya tidak sama," ungkap Asfuri.

Oleh karena itu, pihak Polres Malang Kota saat ini tengah mengintensifkan penyelidikan termasuk melibatkan Tim Inafis Polda Jatim, satuan anjing pelacak atau K9 dan Satreskrim.

"Kita libatkan Inafis Polda dan K9 semata-mata hanya untuk memudahkan proses identifikasi serta memudahkan proses penyelidikan kasus ini, apalagi dengan minimnya petunjuk serta kondisi korban yang sudah membusuk sehingga pelibatan tim lain sangat penting," jelas Asfuri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 26 Mei 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Kanopi di sebuah bangunan runtuh dan menimpa tiga kuli bangunan yang berdir...
Minggu, 26 Mei 2019 - 12:50 WIB
Elshinta.com - Kebakaran terjadi di dua gudang kompleks pergudangan Kawasan Industri, Jl. ...
Jumat, 24 Mei 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur mencatat lima warga setempat me...
Kamis, 23 Mei 2019 - 06:12 WIB
Elshinta.com - Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, Jawa Timur dibakar massa hingga ludes. &q...
Minggu, 19 Mei 2019 - 15:32 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pemerintah kota akan mengevaluasi kon...
Minggu, 19 Mei 2019 - 09:26 WIB
Elshinta.com - Kasman (70) yang hidup sendirian dan jarang dijenguk oleh keluarganya ditem...
Minggu, 19 Mei 2019 - 06:45 WIB
Elshinta.com - Kapolres Kota Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengatakan penyebab terbakar...
Jumat, 17 Mei 2019 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Polisi menyelidiki penyebab kebakaran kapal di Merauke, Papua, yang telah menewa...
Kamis, 16 Mei 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Tiga orang bocah bernama Muhammad Iqbal Maulana (9), M Rasya Aditya Saputra...
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:46 WIB
Elshinta.com - Tim SAR gabungan pada Kamis (16/5) pagi berhasil menemukan seorang pelajar ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung